HARIAN RAKYAT KALTARA — Pelaksanaan penanganan perkara hingga pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi fokus pembahasan dalam rangkaian kunjungan kerja Kapolres Tarakan AKBP Erwin Syaputra Manik ke tiga institusi penegak hukum dan pertahanan, Jumat (17/7).
Dalam sehari, Kapolres bertemu pimpinan Kejaksaan Negeri Tarakan, Kodim 0907/Tarakan, dan Yonif 18 Marinir. Untuk menyamakan pemahaman mengenai pelaksanaan tugas sesuai kewenangan masing-masing.
Kapolres Tarakan didampingi para pejabat utama Polres Tarakan memulai agenda dengan mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Tarakan. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Markas Kodim 0907/Tarakan dan diakhiri di Markas Yonif 18 Marinir.
Menurut Erwin, komunikasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas. Mengingat berbagai persoalan di lapangan sering kali melibatkan lebih dari satu institusi.
“Silaturahmi antarinstansi perlu terus dilakukan untuk menjaga komunikasi dalam pelaksanaan tugas. Dari pembahasan bersama, bisa memahami perkembangan yang ada dan menentukan langkah sesuai kewenangan masing-masing,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tidak seluruh persoalan yang muncul di masyarakat dapat diselesaikan oleh satu lembaga. Dalam sejumlah kasus, proses hukum memerlukan koordinasi dengan kejaksaan, sedangkan situasi tertentu di bidang keamanan membutuhkan dukungan unsur TNI sesuai ketentuan yang berlaku.
“Di lapangan tidak semua persoalan bisa ditangani oleh satu institusi. Ada proses yang membutuhkan keterlibatan kejaksaan, begitu juga dengan unsur TNI dalam mendukung pengamanan wilayah. Karena itu, komunikasi antarinstansi harus tetap terbuka agar setiap langkah yang diambil bisa lebih tepat,” katanya.
Erwin menambahkan, komunikasi yang terbangun secara rutin akan mempermudah pembahasan ketika muncul persoalan yang memerlukan keterlibatan bersama.
“Saat ada persoalan yang membutuhkan keterlibatan bersama, penyelesaiannya dapat dibahas dengan lebih cepat sesuai peran masing-masing,” tegasnya.
Dalam kunjungan ke Kejaksaan Negeri Tarakan, rombongan Polres Tarakan diterima langsung Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan Deddy Yuliansyah Rasyid.
Pertemuan tersebut membahas hubungan kerja antara penyidik kepolisian dengan jaksa penuntut umum, khususnya pada setiap tahapan penanganan perkara pidana.
Deddy mengatakan, koordinasi yang baik diperlukan agar setiap proses hukum berjalan sesuai mekanisme yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.
“Dalam penanganan perkara, kejaksaan dan kepolisian memiliki tahapan serta kewenangan masing-masing. Komunikasi yang baik membantu setiap proses berjalan lebih tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Usai dari Kejaksaan Negeri Tarakan, Kapolres melanjutkan agenda ke Markas Kodim 0907/Tarakan. Di lokasi tersebut, rombongan diterima Dandim 0907/Tarakan Letkol Inf Danan Wisnubrata.
Pertemuan membahas perkembangan situasi keamanan wilayah Kota Tarakan. Termasuk pentingnya pertukaran informasi antara aparat TNI dan Polri dalam menjalankan tugas di lapangan.
Danan menyampaikan, kedua institusi memiliki fungsi yang berbeda, namun dapat saling mendukung sesuai tugas pokok dan aturan yang berlaku.
“TNI dan Polri memiliki tugas yang berbeda, tapi dalam kondisi tertentu dapat saling mendukung sesuai aturan. Pertukaran informasi mengenai situasi wilayah menjadi bagian penting agar pelaksanaan tugas di lapangan berjalan lebih baik,” kata Danan.
Menurut Danan, komunikasi yang berlangsung secara terbuka akan membantu setiap institusi memahami perkembangan situasi. Sehingga pelaksanaan tugas dapat dilakukan secara lebih efektif sesuai kewenangan masing-masing.
Agenda terakhir berlangsung di Markas Yonif 18 Marinir. Kapolres Tarakan bersama jajaran diterima Danyonif 18 Marinir Letkol Marinir Irman Ali R. Polanunu.
Dalam pertemuan tersebut dibahas kesiapan masing-masing satuan menjalankan tugas sesuai fungsi. Termasuk dukungan yang dapat diberikan apabila diperlukan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Irman menegaskan setiap institusi memiliki tanggung jawab yang berbeda. Sehingga koordinasi menjadi hal penting agar pelaksanaan tugas dapat berjalan selaras.
“Komunikasi antarinstansi perlu dijaga karena setiap satuan memiliki peran masing-masing. Dukungan yang diberikan tentu disesuaikan dengan tugas dan kemampuan yang dimiliki,” harap Irman. (sas/uno)
Editor : Nurismi