Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Catatan Batiwakkal

Siapkan Seleksi TNI-Polri, Patriot Muda Training Center Buka Pelatihan Kedinasan di Tanjung Selor

Nurismi • Selasa, 14 Juli 2026 | 08:55 WIB

PENGEMBANGAN SDM: Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang meninjau lembaga pelatihan Patriot Muda Training Center. (FAISAL/HRK)

PENGEMBANGAN SDM: Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang meninjau lembaga pelatihan Patriot Muda Training Center. (FAISAL/HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA— Kesempatan generasi muda Kalimantan Utara (Kaltara) untuk mendapatkan pembinaan menghadapi seleksi TNI, Polri, maupun sekolah kedinasan semakin terbuka. Dengan hadirnya Patriot Muda Training Center di Tanjung Selor. 

Lembaga pendidikan nonformal tersebut menitikberatkan pembinaan pada peningkatan kemampuan akademik, fisik, dan mental peserta sebelum mengikuti proses seleksi.

Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang menilai keberadaan lembaga pelatihan seperti Patriot Muda Training Center dapat menjadi salah satu upaya mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah. 

Menurutnya, pembinaan yang terarah diperlukan agar generasi muda memiliki kompetensi dan kedisiplinan dalam menghadapi persaingan masuk institusi kedinasan. Ia mengatakan peningkatan kualitas SDM merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah. 

Karena itu, pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan dan pelatihan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas generasi muda. 

“Penguatan SDM menjadi salah satu fondasi pembangunan daerah. Pembinaan seperti ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dan karakter generasi muda,” bebernya, Senin (13/7). 

Sementara itu, Direktur Patriot Muda Training Center, Muhammad Siswan Afandi, menjelaskan lembaganya menerapkan prinsip pemerataan akses. Sehingga program pelatihan dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat. 

“Semua golongan bisa mengikuti kegiatan belajar ini dan semua kalangan dapat menikmati fasilitas pembinaan yang kami sediakan,” katanya. 

Ia menjelaskan materi pelatihan tidak hanya berfokus pada penguasaan akademik. Tetapi juga mencakup latihan fisik, pembinaan jasmani, hingga kesiapan mental.

Pendekatan tersebut dilakukan karena proses seleksi TNI, Polri, maupun sekolah kedinasan menuntut kemampuan yang menyeluruh. 

“Seluruh proses pembinaan dasar dipusatkan di Tanjung Selor. Setelah peserta memasuki tahapan seleksi lanjutan, mereka akan mengikuti program karantina intensif di Jakarta selama tiga hingga enam bulan,” ungkapnya. 

Menurutnya, karantina tersebut difokuskan untuk mempersiapkan peserta menghadapi tahapan akhir seleksi. Seperti wawancara, pemeriksaan kesehatan, psikotes, hingga simulasi tes lanjutan. 

“Sementara di Kaltara kami memberikan pembinaan teori dan latihan fisik. Untuk tahapan lanjutan dipusatkan di Jakarta,” jelasnya. 

Saat ini Patriot Muda Training Center baru memiliki satu cabang di Kalimantan Utara. Namun, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat, lembaga tersebut berencana menambah kapasitas peserta di masa mendatang.

Selain itu, lembaga tersebut juga menerapkan skema pengembalian biaya pendidikan bagi peserta yang tidak dinyatakan lulus sesuai ketentuan program. 

“Kebijakan itu, menurut Siswan, diterapkan sebagai bentuk tanggung jawab lembaga dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan pembinaan yang diberikan,” terangnya. 

Keberadaan pusat pelatihan ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pembinaan bagi putra-putri daerah yang ingin mengikuti seleksi TNI, Polri, maupun sekolah kedinasan. Sekaligus memperkuat kualitas SDM Kaltara melalui pendidikan nonformal yang terarah. (fai/uno)

Editor : Nurismi
Patriot Muda Training Center pemprov kaltara