Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Catatan Batiwakkal

Gedung Belum Rampung, SMA Unggul Garuda Bulungan Manfaatkan Fasilitas Sementara di Konawe

Nurismi • Minggu, 12 Juli 2026 | 07:30 WIB
PENDIDIKAN: SMA Unggul Garuda Bulungan siap memulai tahun ajaran baru pada 16 Juli mendatang.  (HRK)
PENDIDIKAN: SMA Unggul Garuda Bulungan siap memulai tahun ajaran baru pada 16 Juli mendatang.  (HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Garuda Bulungan siap memulai tahun ajaran baru pada 16 Juli mendatang. 

Meski gedung sekolah di Bulungan masih dalam tahap pembangunan. Namun proses belajar mengajar tetap akan dimulai sesuai jadwal, dengan memanfaatkan fasilitas sementara di Konawe Selatan. 

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Denny Harianto, mengatakan seluruh persiapan terus dimatangkan. Baik terkait pelaksanaan kegiatan belajar mengajar maupun pemenuhan tenaga pendidik. 

Pada gelombang pertama, sebanyak tujuh siswa putra asal Kalimantan Utara telah dipastikan mengikuti pendidikan di SMA Unggul Garuda. 

“InsyaAllah pada 16 Juli sudah mulai pembelajaran tahun ajaran baru. Untuk sementara, proses belajar mengajar dipusatkan di Konawe Selatan sambil menunggu pembangunan fisik sekolah di Bulungan selesai,” ujarnya, Jumat (10/7). 

Ia menjelaskan, pembangunan kampus SMA Unggul Garuda di Bulungan ditargetkan rampung pada Januari 2027.

Setelah seluruh fasilitas siap digunakan, para siswa akan dipindahkan dan melanjutkan pendidikan di kampus permanen di Kalimantan Utara. 

Selain memastikan kesiapan peserta didik, Pemprov Kaltara juga tengah menyelesaikan kebutuhan tenaga pengajar. Berdasarkan hasil evaluasi, masih terdapat kekurangan sekitar delapan formasi guru yang akan dipenuhi melalui koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. 

Menurut Denny, keberadaan tenaga pendidik yang berkualitas menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan SMA Unggul Garuda sebagai sekolah unggulan. Karena itu, pemerintah sedang menyusun skema insentif yang mampu menarik guru-guru terbaik untuk bergabung. 

“Kami sedang mendiskusikan formulanya. Jangan sampai insentif yang diberikan lebih rendah dari yang diterima ASN saat ini. Minimal harus setara, bahkan kalau bisa lebih baik. Sehingga menjadi daya tarik bagi para guru yang akan mengajar di SMA Unggul Garuda,” terangnya. 

Tak hanya fokus pada aspek akademik, Pemprov Kaltara juga ingin menghadirkan identitas budaya lokal di lingkungan sekolah.

Sesuai arahan Gubernur Kaltara, berbagai ornamen khas daerah akan diterapkan sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik. 

“Di antaranya penggunaan batik bermotif khas Kalimantan Utara serta penutup kepala tradisional Singal yang akan menjadi bagian dari identitas SMA Unggul Garuda Bulungan,” kata dia. 

Ia berharap sekolah tersebut tidak hanya melahirkan sumber daya manusia yang unggul secara akademik. Tetapi juga memiliki karakter kuat serta kecintaan terhadap budaya daerah.

Dengan demikian, SMA Unggul Garuda Bulungan diharapkan menjadi pusat pendidikan unggulan yang mampu mencetak generasi berdaya saing tanpa meninggalkan jati diri Kaltara. (fai/uno)

Editor : Nurismi
#Sekolah Garuda #pemprov kaltara