Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Catatan Batiwakkal

Pesan Gubernur Zainal di MTQ X Kaltara: Bentengi Generasi Muda Lewat Nilai Alquran

Nurismi • Rabu, 1 Juli 2026 | 09:25 WIB
Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang. (DKISP KALTARA)
Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang. (DKISP KALTARA)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Gema bedug berpadu dengan lantunan takbir menggema di Panggung Budaya Padan Liu Burung, Senin (29/6) malam.

Suasana khidmat sekaligus semarak itu menandai dibukanya Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Tahun 2026, yang mempertemukan ratusan kafilah dari seluruh penjuru provinsi.

Pembukaan dilakukan langsung oleh Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, melalui prosesi pemukulan bedug didampingi Bupati Malinau Wempi W. Mawa, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para tokoh daerah. Tepuk tangan meriah dari para tamu undangan dan kafilah mengiringi dimulainya ajang syiar Islam tersebut.

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Malinau selaku tuan rumah dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kaltara atas kerja keras dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQ.

Ia menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Alquran, tetapi menjadi sarana membina generasi Qurani sekaligus memperkuat pembangunan spiritual masyarakat.

“MTQ bukan sekadar kegiatan seremonial atau ajang kompetisi keagamaan. Kegiatan ini merupakan wahana pembinaan generasi Qurani serta implementasi nyata pembangunan spiritual umat Islam di Kalimantan Utara,” ujar Zainal.

Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi digital dan berbagai tantangan sosial, nilai-nilai Alquran harus menjadi pedoman hidup, khususnya bagi generasi muda. Agar Kaltara tetap menjadi daerah yang aman, damai dan penuh keberkahan.

MTQ X Kaltara tahun ini diikuti 330 peserta dari lima kabupaten dan kota. Rinciannya, Kabupaten Nunukan mengirimkan 104 peserta, Kabupaten Tana Tidung 66 peserta, Kabupaten Bulungan 56 peserta, Kabupaten Malinau 53 peserta dan Kota Tarakan 51 peserta.

Kepada seluruh peserta, Zainal mengajak untuk mengikuti perlombaan dengan penuh keikhlasan dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Menang atau kalah adalah hal biasa, namun menjadi penjaga Alquran adalah kemuliaan yang utama,” pesannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dewan Hakim dan berharap dapat menjalankan tugas secara profesional, objektif, serta penuh tanggung jawab sehingga menghasilkan penilaian yang adil. (dkisp/uno)

Editor : Nurismi
#MTQ X #malinau