Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Catatan Batiwakkal

Alami Kecelakaan Tunggal, Kasat Lantas Tarakan Imbau Pengendara Istirahat Jika Mengantuk

Nurismi • Senin, 29 Juni 2026 | 12:20 WIB
OLAH TKP: Personel Satlantas Polres Tarakan melakukan olah TKP kecelakaan, Minggu (28/6).  (SEPTIAN ASMADI/HRK)
OLAH TKP: Personel Satlantas Polres Tarakan melakukan olah TKP kecelakaan, Minggu (28/6).  (SEPTIAN ASMADI/HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Perjalanan seorang pengemudi menuju Pelabuhan Tengkayu I Tarakan untuk melanjutkan perjalanan ke Malinau berakhir di rumah sakit setelah mobil yang dikendarainya mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Simpang Sebengkok, Jalan Yos Sudarso, Minggu (28/6) pagi. 

Kendaraan jenis Daihatsu Sigra bernomor polisi KU 1494 G diduga kehilangan kendali hingga menabrak tiang penerangan jalan umum (PJU) dan terbalik di badan jalan.

Peristiwa tersebut juga mengakibatkan tiang PJU roboh, sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas di salah satu persimpangan padat kendaraan di Kota Tarakan.

Warga yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan kepada pengemudi. Sekaligus mengamankan area karena adanya kabel yang menjuntai ke badan jalan.

Kapolres Tarakan AKBP Erwin Syaputra Manik melalui Kasat Lantas Polres Tarakan Iptu Ardi Wisnu Pradana menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi kendaraan bergerak dari arah Jalan Yos Sudarso menuju Pelabuhan Tengkayu I Tarakan.

Menurutnya, pengemudi berencana menyeberang melalui pelabuhan tersebut untuk melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Malinau.

“Semula kendaraan mobil Sigra dengan Nopol KU 1494 G hendak berjalan dari arah Jalan Yos Sudarso menuju Pelabuhan SDF Kota Tarakan. Korban rencananya akan melanjutkan perjalanan ke Malinau melalui Pelabuhan Tengkayu I,” ujarnya.

Namun, saat memasuki kawasan lampu lalu lintas Simpang Sebengkok, kendaraan tiba-tiba mengalami out of control. Sehingga tidak lagi dapat dikendalikan pengemudi.

“Pada saat di lampu merah Simpang Sebengkok, kendaraan tiba-tiba mengalami out of control. Kemudian tidak dapat dikendalikan dan langsung menabrak tiang lampu penerangan jalan yang berada di pinggir jalan,” katanya.

Benturan keras menyebabkan bagian depan kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Mobil kemudian terpental sebelum akhirnya terbalik di badan jalan. Pada saat yang sama, tiang PJU yang ditabrak roboh sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas.

“Akibat benturan tersebut kendaraan terbalik di badan jalan. Selain itu, tiang PJU juga roboh. Sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas dan membuat kondisi di lokasi cukup berbahaya,” jelas Ardi.

Warga yang menyaksikan kejadian segera mendatangi lokasi untuk memberikan bantuan. Beberapa di antaranya membantu mengevakuasi pengemudi dari dalam kendaraan. Sementara warga lainnya mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kecelakaan lanjutan.

Seorang warga di lokasi mengatakan, kondisi kabel yang ikut menjuntai setelah tiang roboh sempat membuat masyarakat khawatir karena dikhawatirkan masih dialiri listrik.

“Saat kejadian kami langsung melihat mobil sudah dalam kondisi terbalik. Kami juga sempat mengingatkan pengendara lain. Karena ada kabel yang turun ke jalan dan kami khawatir masih beraliran listrik,” ujarnya.

Setelah berhasil dievakuasi, pengemudi yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke RSU Carsa Tarakan untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi. Serta mengatur arus lalu lintas selama proses evakuasi kendaraan dan penanganan tiang PJU yang roboh.

Kasat Lantas menegaskan penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Polisi belum dapat memastikan apakah insiden dipicu oleh kelalaian pengemudi, kondisi fisik saat berkendara, faktor kendaraan, maupun faktor lain yang memerlukan pendalaman.

“Untuk penyebab pasti kecelakaan ini masih kami lakukan pendalaman. Kami belum dapat memastikan faktor utamanya, apakah karena kelalaian, kondisi pengemudi, atau faktor lain di lapangan,” tegasnya.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan bugar sebelum melakukan perjalanan.

Terutama ketika hendak menempuh perjalanan jauh atau mengejar jadwal keberangkatan. Selain itu, pengendara diminta tidak memaksakan diri mengemudikan kendaraan. Apabila merasa lelah maupun mengantuk demi mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. (sas/uno)

Editor : Nurismi
#kecelakaan tunggal