HARIAN RAKYAT KALTARA — Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Sengkawit, tepatnya di depan Pasar Induk Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Senin (22/6) lalu.
Insiden tersebut diduga dipicu oleh pengemudi mobil yang mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat berkendara.
Kasat Lantas Polresta Bulungan AKP Yonathan Kurniawan, menjelaskan kecelakaan melibatkan satu unit mobil Daihatsu Xenia, satu unit Daihatsu Gran Max, serta dua sepeda motor yang sedang terparkir di lokasi kejadian.
“Berdasarkan keterangan yang dihimpun petugas, kecelakaan bermula ketika mobil Daihatsu Xenia berwarna abu-abu metalik dengan nomor polisi S 1064 VN yang dikemudikan Ismail melaju dari arah Tugu Cinta Damai menuju Universitas Kaltara,” jelasnya, Selasa (23/6).
Saat melintas di Jalan Sengkawit, tepat di depan Pasar Induk. Ismail diduga mengalami microsleep sehingga kehilangan kendali atas kendaraannya.
“Pengemudi mengaku dalam kondisi mengantuk saat mengemudikan kendaraan,” kata dia.
Akibatnya, mobil Xenia tersebut menabrak Daihatsu Grand Max berwarna silver bernomor polisi KT 8346 GO yang sedang terparkir di bahu jalan.
Grand Max yang saat itu digunakan untuk berjualan bawang merah terdorong hingga masuk ke dalam parit di sisi kiri jalan.
Setelah menghantam Grand Max, mobil Xenia kembali menabrak sepeda motor Honda Beat hitam bernomor polisi KT 6245 JT yang sedang diparkir.
“Benturan tersebut membuat sepeda motor terseret dan kemudian menghantam sepeda motor Honda GTR merah bernomor polisi KU 4067 AN yang berada di dekatnya,” jelasnya.
Saat kejadian, pengemudi Grand Max, Lais Lamandau, tengah bersiap berjualan bawang merah di kawasan pasar. Sementara penumpangnya, Amrullah Saleh berada di bak kendaraan untuk melayani penjual.
Adapun pemilik Honda Beat, Glen Waworuntu, diketahui sedang membeli kopi. Sedangkan pemilik Honda GTR, Nanik Lestari, tengah berbelanja sayuran di pasar. Dari insiden tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya satu orang mengalami luka ringan akibat kecelakaan itu.
“Amrullah Saleh mengalami luka robek pada lutut kanan serta luka lecet di kedua lengan. Sementara Ismail, Lais Lamandau, Glen Waworuntu, dan Nanik Lestari dilaporkan tidak mengalami cedera,” ujarnya.
Selain menimbulkan korban luka ringan, kecelakaan beruntun tersebut juga menyebabkan kerusakan pada kendaraan yang terlibat dan menimbulkan kerugian material.
Saat ini Satlantas Polresta Bulungan masih melakukan penanganan dan pendalaman lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut.
“Kami mengimbau pengendara untuk memastikan kondisi fisik tetap prima. Sebelum berkendara guna mencegah terjadinya kecelakaan akibat kelelahan atau microsleep,” pungkasnya. (fai/uno)
Editor : Nurismi