HARIAN RAKYAT KALTARA — Persiapan kontingen Kota Tarakan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Malinau pada September mendatang mulai dilakukan.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tarakan menginventarisasi kebutuhan atlet, ofisial, hingga target medali dari seluruh cabang olahraga (cabor). Sebagai dasar penyusunan kontingen yang akan diberangkatkan.
Ketua KONI Tarakan Rukisah Saleh melalui Sekretaris Rizkiyanto mengatakan, telah mengirim surat kepada seluruh pengurus cabang olahraga untuk menyampaikan data atlet yang akan diturunkan pada Porprov.
Selain itu, masing-masing cabor juga diminta mengajukan kebutuhan anggaran, jumlah ofisial, serta target perolehan medali.
“Kami bersurat ke seluruh ketua cabang olahraga untuk mengirimkan data atlet, kebutuhan anggaran, jumlah ofisial, serta prediksi atau target medali pada Porprov,” ujarnya, Senin (22/6).
Data tersebut selanjutnya akan diverifikasi dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.
Menurutnya, kondisi efisiensi anggaran saat ini membuat KONI harus menentukan skala prioritas terhadap cabang olahraga yang memiliki peluang meraih medali.
Ia menjelaskan, hasil verifikasi nantinya akan dibandingkan dengan capaian masing-masing cabang olahraga pada Porprov I tahun 2022.
Langkah tersebut dilakukan untuk menentukan cabang olahraga yang menjadi prioritas pemberangkatan. Apabila keterbatasan anggaran tidak memungkinkan seluruh cabor mengikuti ajang tersebut.
“Kalau harapan kami tentu semua cabang olahraga bisa ikut. Namun, kondisi anggaran yang tersedia belum sesuai dengan usulan yang diajukan,” katanya.
Sebelumnya, KONI Tarakan mengusulkan kebutuhan anggaran sebesar Rp 6 miliar hingga Rp 8 miliar kepada Pemerintah Kota Tarakan untuk mendukung keikutsertaan pada Porprov II. Namun, informasi yang diterima sementara, dana yang tersedia sekitar Rp 700 juta.
Terkait dukungan anggaran tersebut, Sekretaris Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Tarakan Muhammad Zainuddin Masud mengatakan, hasil rapat bersama KONI dan cabang olahraga menyepakati komitmen untuk tetap mengikuti Porprov meski dalam kondisi efisiensi anggaran.
Selain itu, sejumlah pihak masih menunggu kepastian terkait pelaksanaan Porprov. Serta cabang dan nomor pertandingan yang akan dipertandingkan.
“Alhamdulillah atas arahan Wali Kota, ada dana yang bisa dialokasikan melalui APBD Penjabaran kurang lebih Rp 700 juta,” katanya.
Menurut Zainuddin, dana tersebut difokuskan untuk membiayai kebutuhan dasar kontingen selama mengikuti Porprov. Komponen yang dibiayai meliputi transportasi atlet dan ofisial pulang-pergi Tarakan-Malinau, uang saku, transportasi lokal serta akomodasi.
Perhitungan sementara dilakukan berdasarkan hasil perolehan medali Kota Tarakan pada Porprov I tahun 2022. Dengan anggaran yang tersedia, jumlah atlet dan ofisial yang dapat terakomodasi diperkirakan mencapai 408 orang.
Meski demikian, keputusan akhir mengenai jumlah atlet dan cabang olahraga yang akan diberangkatkan tetap berada pada KONI bersama cabang olahraga. Setelah melalui proses evaluasi dan verifikasi.
“Nanti akan dicocokkan dengan kemampuan keuangan dan potensi medali yang dimiliki. Sehingga dapat ditentukan target yang ingin dicapai,” ujarnya.
Dalam waktu dekat, pemerintah daerah dan KONI juga akan membentuk panitia persiapan Porprov. Setelah panitia terbentuk, masing-masing bidang akan melakukan evaluasi, validasi, dan verifikasi terhadap kebutuhan setiap cabang olahraga sebelum ditetapkan sebagai bagian dari kontingen Kota Tarakan.
Terkait bonus bagi atlet peraih medali, Zainuddin menjelaskan pemberian bonus akan dibahas setelah pelaksanaan Porprov dan setelah jumlah medali yang diperoleh diketahui.
Skema tersebut akan menyesuaikan mekanisme penganggaran pemerintah daerah pada tahun berikutnya.
“Bagi cabang olahraga yang nantinya dipastikan mengikuti Porprov, pemerintah daerah akan memberikan dukungan berupa pemanfaatan fasilitas olahraga milik daerah. Untuk kebutuhan latihan dan pemusatan latihan menjelang keberangkatan ke Malinau,” tegas Zainuddin. (sas/uno)
Editor : Nurismi