Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Siapkan SDM Kompeten, Pemprov Kaltara Rancang Strategi Sambut Ledakan Investasi Industri 2027

Nurismi • Rabu, 17 Juni 2026 | 07:40 WIB
INFRASTRUKTUR: Pemerataan pembangunan menjadi salah satu fokus Pemprov Kaltara dalam kebijakan tahun 2027. (FAISAL/HRK)
INFRASTRUKTUR: Pemerataan pembangunan menjadi salah satu fokus Pemprov Kaltara dalam kebijakan tahun 2027. (FAISAL/HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) menetapkan tiga fokus utama pembangunan daerah yang akan menjadi arah kebijakan Tahun 2027. 

Ketiga fokus tersebut meliputi pemerataan pembangunan wilayah, penguatan sumber daya manusia (SDM), serta pengembangan industri berbasis hilirisasi sumber daya alam.

Kepala Bapperida Kaltara Bertius mengatakan, fokus pembangunan tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan daerah sekaligus mendukung prioritas pembangunan nasional. 

Menurutnya, pemerataan pembangunan menjadi perhatian utama karena masih terdapat sejumlah wilayah yang membutuhkan peningkatan infrastruktur dan pelayanan publik.

Pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat Kalimantan Utara, memperoleh kesempatan yang sama dalam menikmati hasil pembangunan. 

“Pembangunan yang merata untuk seluruh wilayah Kaltara menjadi salah satu fokus utama yang terus kita dorong,” ujarnya, Selasa (16/6). 

Selain pemerataan wilayah, pemerintah juga menempatkan pengembangan SDM sebagai prioritas penting. Bertius menilai peningkatan kualitas pendidikan, keterampilan, dan kompetensi masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi perkembangan ekonomi dan investasi yang semakin pesat. 

“Dengan meningkatnya investasi dan pembangunan industri di Kalimantan Utara, kebutuhan tenaga kerja yang kompeten juga akan semakin besar. Karena itu, pemerintah berupaya memastikan masyarakat lokal memiliki kemampuan yang memadai untuk berpartisipasi dalam berbagai peluang ekonomi yang tersedia,” jelasnya. 

Fokus ketiga, pengembangan industri dan hilirisasi sumber daya alam. Menurut Bertius, Kalimantan Utara memiliki potensi besar di sektor pertambangan, perkebunan, dan sumber daya alam lainnya yang perlu dioptimalkan melalui proses hilirisasi. 

Melalui hilirisasi, komoditas yang selama ini dijual dalam bentuk bahan mentah dapat diolah terlebih dahulu sehingga memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.

Dampaknya tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah. Tetapi juga membuka lapangan kerja dan memperkuat struktur ekonomi daerah. 

“Bagaimana sumber daya alam melalui industri dan hilirisasi dapat memberikan nilai tambah bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Itu yang kita sinkronkan dengan prioritas nasional,” ungkapnya. 

Pemprov Kaltara optimis ketiga fokus pembangunan tersebut akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (fai/uno)

Editor : Nurismi
#sdm #investasi #pemprov kaltara