Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Urat Nadi Mobilitas Warga, Penumpang Speedboat Kaltara Naik 1 Persen Secara Kumulatif

Nurismi • Senin, 8 Juni 2026 | 07:50 WIB
AKTIVITAS PENUMPANG: Data keberangkatan penumpang di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor mengalami penurunan 3,14 persen dibandingkan Maret 2026. (FAISAL/HRK)
AKTIVITAS PENUMPANG: Data keberangkatan penumpang di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor mengalami penurunan 3,14 persen dibandingkan Maret 2026. (FAISAL/HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Jumlah penumpang angkutan sungai dan penyeberangan (ASDP) menggunakan speedboat di Provinsi Kalimantan Utara pada April 2026 tercatat mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. 

Meski demikian, secara kumulatif selama Januari hingga April 2026, jumlah penumpang masih menunjukkan pertumbuhan positif dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara Mustaqim menyampaikan, berdasarkan data Dinas Perhubungan Kaltara, jumlah penumpang speedboat yang berangkat maupun datang pada April 2026 mencapai 78.463 orang. 

Angka tersebut turun 11,20 persen dibandingkan Maret 2026 yang tercatat sebanyak 88.359 orang. 

“Penurunan jumlah penumpang pada April 2026 terjadi hampir di seluruh pelabuhan utama speedboat di Kalimantan Utara. Namun, jika dilihat secara kumulatif selama empat bulan pertama tahun 2026, pergerakan penumpang masih mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ujarnya, Minggu (7/6). 

Data keberangkatan penumpang menunjukkan Pelabuhan Tengkayu Tarakan masih menjadi pelabuhan dengan jumlah penumpang terbesar, yakni 40.012 orang.

Meskipun mengalami penurunan 3,14 persen dibandingkan Maret 2026. Sementara itu, Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor mencatat 21.316 penumpang atau turun 23,57 persen.

Disusul Pelabuhan Malinau sebanyak 7.296 penumpang dan Pelabuhan Liem Hie Djung Nunukan 8.204 penumpang. 

Penurunan terdalam terjadi di Pelabuhan Tana Tidung yang turun 23,78 persen menjadi 1.635 penumpang. Secara kumulatif, jumlah penumpang yang berangkat melalui pelabuhan speedboat di Kalimantan Utara selama Januari—April 2026 mencapai 306.624 orang.

Meningkat 1,14 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang sebanyak 303.163 orang. 

Pada sisi kedatangan, tren penurunan bulanan juga terlihat pada April 2026. Jumlah penumpang yang datang melalui pelabuhan speedboat tercatat 78.463 orang, turun 11,20 persen dibandingkan Maret 2026.

Penurunan terjadi di sebagian besar pelabuhan. Terutama Pelabuhan Tengkayu Tarakan yang turun 18,27 persen menjadi 38.451 orang serta Pelabuhan Bulungan yang berkurang 6,04 persen menjadi 22.485 orang.

“Di tengah tren penurunan tersebut, Pelabuhan Malinau menjadi satu-satunya pelabuhan yang mencatat peningkatan jumlah penumpang datang pada April 2026. Jumlah penumpang yang tiba melalui pelabuhan tersebut mencapai 7.705 orang, naik 13,96 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” ungkapnya. 

Menurut Mustaqim, kondisi ini menunjukkan bahwa transportasi sungai dan penyeberangan masih memegang peranan penting sebagai penghubung antardaerah di Kalimantan Utara. Khususnya bagi wilayah yang belum sepenuhnya terjangkau jalur darat maupun udara. 

Transportasi speedboat selama ini menjadi urat nadi mobilitas masyarakat dan distribusi barang di sejumlah wilayah Kalimantan Utara, terutama untuk daerah yang aksesibilitasnya masih bergantung pada jalur sungai dan laut. 

Dengan kondisi geografis tersebut, keberadaan layanan ASDP dan speedboat tetap menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. (fai/uno)

Editor : Nurismi
#transportasi #BPS Kaltara