Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Kelar Puncak Armuzna, 97 Persen Jemaah Haji Kaltara Sukses Tuntaskan Rukun Haji di Makkah

Nurismi • Selasa, 2 Juni 2026 | 08:00 WIB
IBADAH HAJI: Jemaah asal Kaltara melaksanakan prosesi ibadah haji di Arab Saudi. (KEMENHAJ DAN UMRAH BALIKPAPAN UNTUK KALTARA)
IBADAH HAJI: Jemaah asal Kaltara melaksanakan prosesi ibadah haji di Arab Saudi. (KEMENHAJ DAN UMRAH BALIKPAPAN UNTUK KALTARA)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Sebagian besar jemaah haji asal Kalimantan Utara telah menyelesaikan rangkaian rukun haji setelah kembali dari puncak pelaksanaan ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). 

Hingga Sabtu (30/5) pukul 00.00 waktu Arab Saudi, sekitar 97 persen jemaah telah menuntaskan tawaf ifadah, sai, dan tahalul yang menjadi bagian penting dalam penyempurnaan ibadah haji.

Penyelesaian rukun haji dilakukan secara bertahap dengan pendampingan petugas kloter. Setelah kembali ke Makkah dari Armuzna, jemaah diarahkan untuk melaksanakan tawaf ifadah di Masjidil Haram, dilanjutkan sai antara Bukit Safa dan Marwah. Serta tahalul sebagai penanda berakhirnya sebagian larangan ihram.

Ketua Kloter 7 Embarkasi Balikpapan, Sayid Abdullah mengatakan, capaian tersebut menunjukkan proses pelaksanaan ibadah berjalan lancar. Meskipun dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi fisik dan kesiapan masing-masing jemaah.

“Alhamdulillah, hingga saat ini sekitar 97 persen jemaah sudah menyelesaikan tawaf ifadah, sai, dan tahalul dengan pendampingan petugas,” ujarnya, Senin (1/6).

Menurutnya, masih terdapat sejumlah jemaah yang belum dapat menyelesaikan seluruh rangkaian rukun haji. Sebagian besar merupakan jemaah perempuan yang sedang mengalami haid. Sehingga belum diperbolehkan melaksanakan tawaf ifadah.

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan tawaf ifadah, kondisi suci menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi. Karena itu, jemaah yang masih berhalangan diwajibkan menunggu hingga masa haid selesai sebelum melaksanakan tawaf.

“Masih ada beberapa jemaah, terutama jemaah perempuan, yang belum bisa melaksanakan tawaf karena masih berhalangan. Mereka akan melanjutkan setelah suci dan mandi wajib,” katanya.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menjadi kendala berarti. Karena masih tersedia waktu yang cukup bagi para jemaah untuk menyelesaikan seluruh rukun haji sebelum jadwal kepulangan ke Indonesia.

Petugas kloter terus melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap jemaah yang belum menuntaskan ibadahnya.

Pendampingan dilakukan agar seluruh proses pelaksanaan rukun haji dapat berjalan sesuai ketentuan serta tetap memperhatikan kondisi kesehatan jemaah.

Setelah mayoritas jemaah menyelesaikan rangkaian rukun haji, aktivitas di Makkah kini lebih banyak diisi dengan ibadah sunnah. Sejumlah jemaah memanfaatkan waktu yang tersedia untuk melaksanakan umrah Sunnah.

Memperbanyak ibadah di Masjidil Haram, serta mengikuti kegiatan ziarah ke sejumlah lokasi bersejarah di Kota Makkah.

“Untuk saat ini, kegiatan jemaah lebih banyak diisi dengan ibadah sunnah sambil menunggu jadwal kepulangan ke Tanah Air,” ujar Sayid.

Selain beribadah di Masjidil Haram, sebagian jemaah juga memanfaatkan waktu luang untuk memperdalam ibadah pribadi dan beristirahat. Setelah menjalani rangkaian puncak haji yang cukup menguras tenaga.

Sementara itu, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menetapkan jadwal kepulangan jemaah haji Kalimantan Utara.

Sesuai jadwal, jemaah akan meninggalkan hotel di Makkah pada 15 Juni mendatang sekitar pukul 13.00 waktu Arab Saudi menuju Bandara Jeddah.

Dari bandara tersebut, rombongan jemaah dijadwalkan bertolak ke Indonesia pada pukul 20.00 waktu setempat sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah masing-masing.

Pihak kloter berharap seluruh jemaah yang masih menyelesaikan rukun haji dapat menuntaskan ibadahnya tepat waktu. Sehingga proses kepulangan dapat berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“InsyaAllah seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar hingga kepulangan nanti,” harapnya. (sas/uno)

Editor : Nurismi
#tawaf #jemaah haji #Kaltara