Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Diguyur Hujan Angin, BPBD Tarakan Berjibaku Sampai Subuh Evakuasi Pohon Tumbang di 5 Titik

Nurismi • Senin, 25 Mei 2026 | 08:55 WIB
POHON TUMBANG: Petugas BPBD Tarakan menebang pohon yang sudah menimpa rumah warga, Minggu (24/5). (SEPTIAN ASMADI/HRK)
POHON TUMBANG: Petugas BPBD Tarakan menebang pohon yang sudah menimpa rumah warga, Minggu (24/5). (SEPTIAN ASMADI/HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Tarakan sejak Minggu dini hari (24/5) membuat petugas BPBD Tarakan harus berjibaku hingga subuh. 

Dalam kondisi cuaca buruk dan minim penerangan, personel dikerahkan ke sejumlah titik. Untuk mengevakuasi pohon tumbang yang menutup jalan hingga menimpa rumah warga.

Sedikitnya lima kejadian pohon tumbang tercatat tersebar di wilayah Kelurahan Juata Laut, Sebengkok dan Pamusian.

Sebagian pohon tumbang menimpa kabel listrik dan jaringan internet, bahkan ada yang merusak bagian dapur rumah warga.

Kepala Pelaksana BPBD Tarakan Yonsep mengatakan, cuaca ekstrem yang terjadi pada malam hari memicu bencana hidrometeorologi di beberapa titik dalam waktu hampir bersamaan.

“Laporan yang kami terima ada lima titik pohon tumbang. Satu titik di Juata Laut RT 03, dua titik di Sebengkok RT 20 dan RT 31, serta dua titik di Pamusian RT 06 dan RT 18,” ujarnya.

Menurutnya, kejadian pertama dilaporkan terjadi di RT 03 Kelurahan Juata Laut. Sebatang pohon besar tumbang hingga menutup akses jalan warga.

Sementara di kawasan Kampung Baru Gang Merpati RT 06 Kelurahan Pamusian, pohon tumbang dilaporkan menimpa kabel listrik dan kabel Wi-Fi.

Sedangkan di Jalan Cendana 7 Blok F belakang Pengadilan, Kelurahan Sebengkok RT 20, pohon tumbang mengenai rumah warga dan kabel internet.

Kejadian lainnya terjadi di belakang Puskesmas Sebengkok RT 31, di mana pohon tumbang merusak bagian dapur rumah warga.

Yonsep menjelaskan, seluruh laporan diterima BPBD sejak dini hari saat hujan deras masih mengguyur Kota Tarakan. Tiga laporan masuk melalui grup WhatsApp kebencanaan. Sementara dua lainnya diterima melalui sambungan telepon warga.

“Petugas bersama unsur terkait langsung bergerak melakukan penanganan sejak sekitar pukul 01.00 Wita. Kalau ada pohon tumbang yang mengenai kabel listrik maupun kabel internet, biasanya petugas terkait cepat turun karena sudah tergabung dalam grup penanganan bencana,” terangnya.

Ia menambahkan, koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting sehingga seluruh proses evakuasi dapat berjalan cepat tanpa hambatan berarti di lapangan.

“Kendala di lapangan tidak ada. Penanganan berjalan lancar karena koordinasi dengan petugas terkait juga cepat,” ungkapnya.

Meski seluruh titik pohon tumbang telah berhasil ditangani, BPBD Tarakan masih mewaspadai potensi cuaca ekstrem susulan.

Personel BPBD disebut tetap disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan hujan deras dan angin kencang pada malam berikutnya.

Yonsep mengatakan, telah menerima informasi awal terkait potensi cuaca buruk. Namun BPBD masih menunggu rilis resmi dari BMKG sebelum menyampaikan peringatan lebih lanjut kepada masyarakat.

“Informasi awal memang sudah masuk ke BPBD, tetapi rilis resmi tetap menunggu BMKG. Personel tetap kami siagakan malam ini,” tuturnya.

BPBD Tarakan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan deras disertai angin kencang.

Warga diminta menghindari berteduh maupun memarkir kendaraan di bawah pohon besar guna mengantisipasi risiko pohon tumbang. (sas/uno)

Editor : Nurismi
#cuaca ekstrem #pohon tumbang #BPBD Tarakan