HARIAN RAKYAT KALTARA — Distribusi BBM di wilayah perbatasan dan pedalaman Kalimantan Utara dinilai masih perlu mendapat perhatian.
Anggota DPRD Kaltara Arming mengungkapkan, masyarakat di wilayah seperti Sebatik, Lumbis, dan Sebuku di Kabupaten Nunukan masih sering mengalami kelangkaan BBM. Kondisi di lapangan berbeda dengan laporan yang menyebut kuota BBM dalam kondisi cukup.
“Di beberapa wilayah perbatasan dan pedalaman, masyarakat masih kesulitan mendapatkan BBM,” ujarnya.
Ia menilai pengawasan distribusi harus dilakukan lebih serius dan berkelanjutan. Tidak hanya sebatas rapat dan kesepakatan sementara. Apabila pengawasan tidak berjalan maksimal, kelangkaan akan terus terjadi.
Arming berharap ada langkah konkret dari pemerintah dan pihak terkait. Agar distribusi BBM benar-benar merata hingga wilayah terpencil.
“Jangan sampai daerah perbatasan terus menjadi wilayah yang paling terdampak,” ujarnya. (adv/uno)
Editor : Nurismi