HARIAN RAKYAT KALTARA — Wakil Bupati Bulungan Kilat mendorong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bulungan untuk terus memperkuat perannya dalam mendorong investasi, pemberdayaan pelaku usaha lokal. Serta menciptakan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Hal itu disampaikan Kilat saat menghadiri Musyawarah Kabupaten (Muskab) VIII Kadin Bulungan Tahun 2026, Senin (18/5).
Ia menegaskan, Kadin memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan ekonomi, memperluas kesempatan kerja dan menciptakan iklim investasi yang sehat di Kabupaten Bulungan.
“Saya mengapresiasi kepada Kadin Bulungan yang terus berperan aktif menjadi mitra strategis pemerintah. Dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, penguatan investasi, pemberdayaan UMKM, serta penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan ekonomi daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa adanya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi dan masyarakat.
Karena itu, sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci penting dalam mempercepat pembangunan daerah.
“Kita semua memahami bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat,” katanya.
Ia juga menilai Kadin memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha. Termasuk dalam menciptakan kemitraan yang konstruktif bagi pengembangan ekonomi daerah.
Di sisi lain, Pemkab Bulungan disebut terus berupaya memperkuat iklim investasi melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan penguatan sektor unggulan daerah.
Pemkab Bulungan juga menghadirkan Mall Pelayanan Publik untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan perizinan, termasuk yang berkaitan dengan investasi.
Selain itu, pemerintah daerah saat ini tengah mendorong pengesahan regulasi terkait pemberian insentif dan kemudahan investasi guna menarik minat investor masuk ke Bulungan.
“Peraturan daerah ini berfokus pada kepastian hukum, inovasi daerah. Serta harus sejalan dengan penyerapan tenaga kerja lokal dan kepentingan masyarakat,” kata dia. (fai/uno)
Editor : Nurismi