HARIAN RAKYAT KALTARA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) menawarkan proyek pembangunan perumahan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kawasan Pusat Pemerintahan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor kepada investor swasta.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim) Kaltara Helmi mengatakan, proyek tersebut menjadi bagian dari pengembangan kawasan permukiman baru.
Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas lebih dari 30 hektare yang nantinya akan dihibahkan melalui koperasi untuk pembangunan kawasan perumahan ASN.
“Di KBM itu rencananya pembangunan rumah PNS yang kita tawarkan kepada pihak swasta, untuk bekerjasama dengan pemerintah provinsi,” ujarnya, Minggu (10/5).
Ia menjelaskan, proyek tersebut direncanakan membangun sekitar 1.000 unit rumah dengan tiga tipe berbeda sesuai kebutuhan masyarakat dan kemampuan investasi.
Pembangunan kawasan hunian dinilai penting karena kebutuhan rumah diperkirakan akan terus meningkat seiring pertumbuhan industri dan masuknya tenaga kerja ke Kalimantan Utara.
Sejumlah investor telah menunjukkan minat terhadap proyek tersebut. Bahkan beberapa pihak sudah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan. Salah satu perusahaan yang sempat meninjau lokasi adalah PT Bosowa dari Sulawesi.
“Selain itu, terdapat investor lain dari Solo yang masih dalam tahap negosiasi dengan pemerintah daerah. Sudah ada beberapa pihak yang berminat dan turun langsung melihat lokasi,” jelasnya.
Menurutnya, proyek perumahan ASN tersebut nantinya akan dikerjakan melalui kerja sama investasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta.
Pemerintah berharap proyek itu dapat segera direalisasikan untuk mendukung kebutuhan hunian ASN sekaligus mempercepat pengembangan kawasan KBM sebagai pusat pertumbuhan baru di Kaltara.
“Kita terus membuka komunikasi dan negosiasi dengan para investor,” tutupnya. (fai/uno)
Editor : Nurismi