HARIAN RAKYAT KALTARA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) terus melakukan berbagai langkah strategis, untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
Upaya tersebut mencakup peningkatan kualitas guru, penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai hingga penguatan sistem pembelajaran berbasis digital.
Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang menegaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas utama pemerintah daerah, dimulai dari sektor pendidikan.
“Banyak upaya yang kita lakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Terutama memberikan kesempatan kepada guru-guru untuk memiliki kualifikasi sebagai guru hebat,” ujarnya, Rabu (6/5).
Menurut Zainal, pemerintah tidak hanya mendorong peningkatan kualifikasi formal. Tetapi juga secara rutin memberikan pelatihan kepada para guru.
Pelatihan tersebut difokuskan pada metode pembelajaran yang efektif dan inovatif, agar mampu menciptakan proses pendidikan yang lebih berkualitas.
Selain peningkatan kapasitas tenaga pendidik, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap kenyamanan lingkungan sekolah. Ia menilai, kondisi fisik sekolah memiliki pengaruh besar terhadap semangat belajar siswa.
“Kalau tempat pendidikan itu nyaman, bersih, dan rapi, maka semangat belajar anak-anak akan tumbuh dengan sendirinya. Sebaliknya, jika lingkungannya tidak mendukung, tentu akan berdampak pada kualitas belajar,” jelasnya.
Pemprov Kaltara juga terus mendorong digitalisasi di sektor pendidikan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan dengan penyediaan perangkat pembelajaran modern seperti papan pintar (smart board) di sejumlah sekolah.
“Digitalisasi sudah menjadi keharusan. Ini bagian dari upaya kita meningkatkan mutu pendidikan agar selaras dengan perkembangan teknologi,” ujarnya.
Tak hanya itu, pembangunan Sekolah Garuda di Kaltara juga menjadi salah satu proyek unggulan dalam pengembangan pendidikan. Sekolah tersebut direncanakan mulai beroperasi pada Agustus mendatang.
“Kita berharap peresmian Sekolah Garuda bisa berjalan tepat waktu. Bahkan diharapkan Presiden Republik Indonesia dapat hadir langsung,” ungkapnya.
Ia menambahkan, perhatian terhadap kesejahteraan guru juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Pemerintah berkomitmen memastikan hak-hak guru, termasuk tunjangan, dapat diterima secara penuh tanpa hambatan.
“Kesejahteraan guru harus diperhatikan. Jangan sampai hak mereka terhambat. Kita juga memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka,” tegasnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pemprov Kaltara optimistis kualitas pendidikan di daerah akan terus meningkat. Sekaligus mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing di masa depan. (fai/uno)
Editor : Nurismi