Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Bandeng Kaltara Tembus Pasar Dunia? BPPMHKP Tekankan Mutu dan Keamanan Jadi Kunci Utama Ekspor

Nurismi • Sabtu, 2 Mei 2026 | 08:35 WIB
MUTU IKAN: Warga Tarakan melakukan diskusi bersama BPPMHKP dan DPR RI, Jumat (1/5). (SEPTIAN ASMADI/HRK)
MUTU IKAN: Warga Tarakan melakukan diskusi bersama BPPMHKP dan DPR RI, Jumat (1/5). (SEPTIAN ASMADI/HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA - Di tengah potensi besar sektor perikanan Kalimantan Utara (Kaltara), isu mutu dan keamanan hasil tangkapan kini menjadi perhatian serius. 

Tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, kualitas produk perikanan juga dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing hingga menembus pasar ekspor.

Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) menegaskan pentingnya membangun kesadaran masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih produk perikanan yang aman dan bermutu. 

Upaya ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang mendorong konsumsi ikan berkualitas sekaligus memperkuat kepercayaan pasar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPPMHKP Whidi Anggraeni mengatakan, ikan memiliki peran strategis tidak hanya sebagai sumber pangan. Tetapi juga dalam mendukung kualitas kesehatan masyarakat secara luas.

“Ikan bukan sekadar konsumsi harian, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan. Karena itu, aspek keamanan dan mutu harus benar-benar diperhatikan,” ujarnya, Jumat (1/5).

Ia menjelaskan, salah satu komoditas unggulan di Kaltara adalah ikan bandeng yang memiliki kandungan gizi tinggi. Khususnya omega-3 yang bermanfaat bagi tubuh.

Menurutnya, ketersediaan ikan bandeng yang melimpah di daerah menjadi peluang besar untuk mendorong konsumsi ikan sehat di masyarakat. Sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk perikanan lokal.

“Kami memastikan ikan yang disalurkan kepada masyarakat dalam kondisi segar dan layak konsumsi. Selain mudah didapat, kandungan gizinya juga tinggi sehingga sangat baik untuk kesehatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Whidi menekankan, peningkatan kesadaran terhadap mutu ikan juga akan berdampak pada peningkatan kepercayaan pasar, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Kaltara Hasan Saleh melihat sektor perikanan di Kaltara memiliki peluang besar untuk berkembang lebih jauh. Terutama jika didukung dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan legislatif.

Ia menilai, salah satu langkah strategis yang perlu didorong adalah membuka akses ekspor langsung bagi hasil perikanan daerah ke pasar internasional.

“Kita ingin produk perikanan dari daerah bisa langsung menembus pasar luar negeri tanpa melalui banyak perantara. Dengan begitu, nilai jualnya bisa lebih optimal dan kesejahteraan nelayan meningkat,” ujarnya.

Namun demikian, Hasan juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi nelayan. Salah satunya terkait fluktuasi harga bahan bakar yang berdampak langsung pada biaya operasional saat melaut.

Kondisi tersebut, menurutnya, perlu mendapat perhatian agar tidak menghambat produktivitas nelayan, sekaligus menjaga stabilitas sektor perikanan di daerah. (sas/uno)

Editor : Nurismi
#Mutu ikan #bandeng #Kaltara