Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Wujudkan Konektivitas Tanpa Batas, Gubernur Zainal Fokus Bangun Jembatan Binuang dan Semamu

Nurismi • Sabtu, 2 Mei 2026 | 07:50 WIB
KONEKTIVITAS: Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang membuka Rakornis Perhubungan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota. (FAISAL/HRK)
KONEKTIVITAS: Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang membuka Rakornis Perhubungan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota. (FAISAL/HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) berkomitmen dalam memperkuat konektivitas antarwilayah melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Perhubungan. 

Forum ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan serta program pembangunan transportasi. Demi mewujudkan konektivitas tanpa batas, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah terpencil. 

Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang mengungkapkan, kondisi konektivitas di Kaltara saat ini masih menghadapi berbagai tantangan. 

“Akses transportasi yang belum merata, terutama di kawasan pedalaman seperti Malinau dan Krayan. Menjadi salah satu hambatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan,” kata dia, Kamis (30/4) lalu. 

Menurutnya, Rakornis Perhubungan menjadi ruang penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota. Kolaborasi lintas sektor dinilai sebagai kunci dalam mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi yang terintegrasi. 

“Melalui Rakornis Perhubungan ini, kita ingin memastikan seluruh program berjalan searah dan saling mendukung. Target kita jelas, menghadirkan konektivitas tanpa batas bagi seluruh masyarakat Kalimantan Utara,” ujarnya. 

Berbagai isu strategis dibahas secara komprehensif, mulai dari pembangunan jalan dan jembatan hingga peningkatan layanan transportasi di wilayah yang masih sulit dijangkau.

Salah satu fokus utama percepatan pembangunan jembatan penghubung antarwilayah yang selama ini menjadi kendala mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. 

Sejumlah proyek jembatan strategis seperti di Binuang dan Semamu saat ini telah memasuki tahap awal pembangunan.

Proyek-proyek tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan ditargetkan rampung pada 2027. Sehingga dapat segera difungsikan untuk mendukung aktivitas masyarakat. 

Selain itu, dalam Rakornis juga menyoroti pentingnya dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Hingga kini, realisasi bantuan infrastruktur masih berjalan secara bertahap. Sehingga dibutuhkan komitmen berkelanjutan agar seluruh rencana pembangunan dapat terlaksana sesuai target. 

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan pusat sangat penting, terutama untuk wilayah perbatasan yang membutuhkan pembiayaan besar,” tegasnya. 

Melalui Rakornis ini, pemerintah berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat koordinasi dan mempercepat implementasi program.

Dengan langkah tersebut, konektivitas yang merata di seluruh wilayah Kalimantan Utara diharapkan segera terwujud dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (fai/uno) 

Editor : Nurismi
#antarkabupaten #Rakornis Perhubungan #Malinau-Krayan #konektivitas #pemprov kaltara