Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Ekonomi Kaltara Tumbuh 5,49 Persen, Wagub Ingkong Ala: Harus Dirasakan Pelaku UMKM!

Nurismi • Kamis, 30 April 2026 | 11:35 WIB
TEKANAN GLOBAL: Hingga triwulan IV tahun 2025, ekonomi Kaltara tercatat tumbuh sebesar 5,49 persen secara year-on-year. (FAISAL/HRK)
TEKANAN GLOBAL: Hingga triwulan IV tahun 2025, ekonomi Kaltara tercatat tumbuh sebesar 5,49 persen secara year-on-year. (FAISAL/HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Perekonomian Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan ketahanan di tengah tekanan global yang masih bergejolak. 

Hingga triwulan IV tahun 2025, ekonomi Kaltara tercatat tumbuh 5,49 persen secara year-on-year (yoy). Mencerminkan kinerja yang tetap positif di tengah ketidakpastian geopolitik dunia.

Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala menyampaikan, capaian tersebut menjadi sinyal kuat bahwa fondasi ekonomi daerah masih cukup solid. 

Tren pertumbuhan ini juga melanjutkan performa positif dari triwulan sebelumnya. Sekaligus menunjukkan bahwa Kaltara mampu bertahan di tengah tekanan eksternal yang belum sepenuhnya mereda. 

Ingkong menegaskan pemerintah daerah tidak boleh berpuas diri dengan capaian tersebut. Tantangan ke depan dinilai semakin kompleks, tidak hanya dalam menjaga laju pertumbuhan ekonomi. Tetapi juga memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. 

“Pertumbuhan ekonomi harus inklusif dan berkelanjutan. Artinya, seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku UMKM, harus ikut merasakan dampak positifnya,” bebernya, Rabu (29/4). 

Pemerintah Provinsi Kaltara terus mendorong berbagai strategi penguatan ekonomi daerah. Salah satu fokus utama memperkuat sektor-sektor unggulan yang memiliki potensi besar dalam menopang pertumbuhan. Serta membuka lebih banyak peluang usaha dan lapangan kerja. 

Selain itu, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah juga menjadi perhatian serius. Pemprov menilai sektor ini memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih adil dan merata. Tidak hanya melalui sektor keuangan, tetapi juga sektor riil. 

Ekonomi syariah di Kaltara diarahkan mencakup berbagai bidang, mulai dari industri halal, perdagangan, hingga jasa berbasis syariah.

Dengan pendekatan tersebut, diharapkan tercipta ekosistem ekonomi yang lebih kuat, inklusif, dan berdaya saing. 

Di sisi lain, pemerintah daerah juga terus memperkuat kolaborasi lintas sektor serta mengoptimalkan potensi lokal sebagai upaya meningkatkan daya tahan ekonomi. 

“Langkah ini dianggap penting untuk menjaga stabilitas di tengah dinamika global yang masih penuh ketidakpastian,” jelasnya. 

Dengan berbagai upaya tersebut, Pemprov Kaltara optimistis mampu mempertahankan tren pertumbuhan ekonomi yang positif. Sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. 

“Yang terpenting bukan hanya tumbuh, tetapi bagaimana pertumbuhan itu bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Kaltara,” tutupnya. (fai/uno)

Editor : Nurismi
#umkm #pertumbuhan ekomoni #Kaltara