HARIAN RAKYAT KALTARA — Kabupaten Malinau dipastikan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Utara tahun 2026.
Ajang keagamaan bergengsi ini direncanakan berlangsung pada Juni mendatang, dengan persiapan yang kini memasuki tahap akhir.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kaltara Datu Iqro Ramadhan menyampaikan, kesiapan Malinau sebagai tuan rumah sudah semakin matang.
Hal ini diperkuat melalui koordinasi intensif antara LPTQ provinsi dan pemerintah daerah setempat.
“Alhamdulillah, kami sudah menerima kesiapan dari Bupati Malinau. Bahkan kami juga telah berkoordinasi langsung dengan Wakil Bupati serta LPTQ Malinau untuk memastikan seluruh persiapan berjalan lancar,” ujarnya, Senin (27/4).
Penunjukan Malinau sebagai tuan rumah menjadi kelanjutan dari penyelenggaraan sebelumnya yang digelar di Nunukan.
Pemerataan lokasi MTQ ini diharapkan mampu memperkuat syiar Islam. Sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Utara.
Menurut Datu Iqro, saat ini fokus utama panitia finalisasi teknis, termasuk koordinasi dengan seluruh kabupaten/kota terkait kesiapan kafilah. Ia memastikan, secara umum tidak ada kendala berarti dalam persiapan.
“Intinya kita sudah siap. Tinggal finalisasi dan komunikasi dengan daerah-daerah agar semua bisa berpartisipasi maksimal,” jelasnya.
Dalam pembagian peran, LPTQ Kaltara akan menangani kebutuhan strategis seperti penyediaan hadiah dan Dewan Hakim. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Malinau bertanggung jawab penuh terhadap pelaksanaan teknis di lapangan.
“MTQ 2026 juga akan mempertandingkan berbagai cabang lomba yang lebih banyak dibandingkan Seleksi Tilawatil Quran (STQ). Seluruh cabang utama direncanakan ikut dilombakan, meskipun jumlah pastinya masih dalam tahap finalisasi,” ungkapnya.
Menariknya, tahun ini juga menandai perubahan kebijakan dari LPTQ pusat. Jika sebelumnya MTQ dan STQ digelar secara bergantian, kini MTQ akan dilaksanakan setiap tahun.
“Mulai sekarang tidak lagi bergantian. Setiap tahun akan ada MTQ,” imbuhnya.
Dengan kesiapan yang terus dimatangkan, MTQ Kaltara 2026 di Malinau diharapkan tidak hanya sukses sebagai ajang lomba.
Tetapi juga menjadi momentum mempererat ukhuwah dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. (fai/uno)
Editor : Nurismi