Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Hubungkan Tanjung Selor hingga Tanah Kuning, Proyek Kereta Api Kaltara Mulai Masuki Tahap Studi Lanjutan

Nurismi • Senin, 27 April 2026 | 08:30 WIB
Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Utara Idham Chalid. (FAISAL/HRK)
Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Utara Idham Chalid. (FAISAL/HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Wacana pembangunan jalur kereta api di Kalimantan Utara (Kaltara) salah satu upaya pemerintah daerah mendorong konektivitas antar moda transportasi. 

Proyek yang telah lama masuk dalam perencanaan, kini mulai diarahkan ke tahap lanjutan. Meski masih menunggu kepastian investasi dan regulasi dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Utara Idham Chalid mengungkapkan, dokumen perencanaan awal sebenarnya telah disusun sejak 2015. 

Saat itu, studi dan master plan telah mencakup jalur Tanjung Selor menuju kawasan industri Tanah Kuning—Mangkupadi hingga Tanjung Batu. 

“Perencanaan itu sudah lama ada, termasuk studi dan master plan. Namun tentu harus disesuaikan kembali dengan perkembangan wilayah dan kebutuhan saat ini,” ujarnya, Minggu (26/4). 

Menurut Idham, jaringan perkeretaapian tersebut juga telah masuk dalam rencana nasional, khususnya untuk mendukung konektivitas di Kalimantan.

Namun, realisasi pembangunan masih memerlukan tahapan panjang. Mulai dari studi kelayakan hingga penetapan resmi oleh Kementerian Perhubungan. 

Ia menjelaskan, pembangunan tidak bisa dilakukan sekaligus. Melainkan bertahap sesuai regulasi yang berlaku. Salah satu tahapan penting adalah penyusunan feasibility study (FS) yang akan menentukan arah pengembangan, termasuk jenis layanan yang akan diutamakan. 

“Apakah nanti fokus pada angkutan penumpang atau barang, itu akan dilihat dari potensi daerah. Kalau melihat kondisi Kaltara, kemungkinan besar untuk mendukung angkutan logistik dan komoditas,” jelasnya. 

Hingga saat ini belum ada estimasi pasti terkait kebutuhan anggaran pembangunan proyek tersebut. Hal ini lantaran studi lanjutan masih diperlukan, untuk menghitung secara detail biaya konstruksi dan pengembangan infrastruktur pendukung. 

Pemerintah Provinsi Kaltara kini juga membuka peluang investasi dari pihak swasta untuk mempercepat realisasi proyek. Salah satu calon investor bahkan telah mengikuti uji komunikasi yang digelar baru-baru ini. 

“Kami berharap ada tindak lanjut konkret dari investor. Sehingga proyek ini bisa segera menunjukkan progres,” tukasnya. (fai/uno)

Editor : Nurismi
#jalur kereta api #Tanah Kuning #tanjung selor #master plan #pemprov kaltara