Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Masyarakat Resah! BNNK Tarakan Sisir Lokasi yang Diduga Jadi Sarang Pesta dan Transaksi Narkoba

Nurismi • Sabtu, 25 April 2026 | 07:45 WIB
PATROLI: Petugas BNNK Tarakan melakukan patroli di titik rawan peredaran narkotika, Rabu (22/4). (BNNK TARAKAN UNTUK HRK)
PATROLI: Petugas BNNK Tarakan melakukan patroli di titik rawan peredaran narkotika, Rabu (22/4). (BNNK TARAKAN UNTUK HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan melakukan patroli di sejumlah titik yang diduga rawan peredaran narkotika, Rabu (22/4). 

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang resah terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.

Ketua Tim Pemberantasan BNNK Tarakan Agus Andi Suprayitno mengungkapkan, patroli dilakukan di tiga lokasi berbeda. Yakni kawasan Pasir Putih, Jalan Bhayangkara di Kelurahan Karang Anyar, Kelurahan Karang Rejo serta Kelurahan Kampung Empat.

“Dari tiga titik itu, kami melakukan patroli karena adanya laporan masyarakat. Di Pasir Putih misalnya, ada salah satu rumah yang diduga sering digunakan untuk pesta dan transaksi narkotika. Hampir setiap malam ramai orang keluar masuk,” ujarnya, Kamis (23/4).

Kondisi serupa juga ditemukan di wilayah Karang Rejo. Agus menyebut, rumah yang kini kembali dilaporkan tersebut sebelumnya pernah menjadi lokasi penindakan oleh Satresnarkoba Polres Tarakan.

“Di Karang Rejo juga begitu. Dulu sudah pernah dilakukan penangkapan di rumah itu. Tapi sekarang muncul lagi aktivitas serupa. Diduga ada pemain baru,” jelasnya.

Sementara di Kampung Empat, laporan warga menyebut adanya aktivitas keluar-masuk orang yang cukup intens pada malam hari. Hal ini menimbulkan rasa tidak nyaman bagi warga sekitar.

“Warga merasa terganggu karena aktivitas itu. Apalagi akses jalan di beberapa lokasi hanya satu, jadi pergerakan orang sangat terlihat, terutama tengah malam,” ujarnya.

Dalam patroli tersebut, petugas tidak langsung melakukan penindakan. BNNK Tarakan lebih mengedepankan langkah awal berupa pemetaan atau mapping terhadap lokasi yang dilaporkan.

“Kami tidak langsung menyentuh orangnya. Kami lihat dulu kondisi lapangan, bagaimana pola aktivitasnya, situasi wilayahnya seperti apa. Ini penting sebagai dasar untuk langkah selanjutnya,” tegas Agus.

Saat didatangi petugas sekitar pukul 10.00 Wita, ketiga lokasi tersebut tampak normal dan tidak menunjukkan aktivitas mencurigakan.

Namun berdasarkan laporan warga, aktivitas ramai justru terjadi pada malam hari, khususnya setelah tengah malam.
Sebagian besar lokasi yang dipantau merupakan kawasan permukiman penduduk dan rumah kos.

Di Karang Rejo misalnya, kondisi lingkungan cukup padat, sementara di Pasir Putih dan Kampung Empat tergolong pemukiman biasa dengan akses terbatas.

BNNK Tarakan juga mengungkapkan adanya dugaan keterlibatan oknum warga baru serta residivis kasus narkotika di lokasi tersebut. Bahkan, pihaknya mengaku telah mengantongi identitas sejumlah terduga pelaku.

“Beberapa sudah kami kantongi identitasnya. Tapi informasi yang kami terima, ada yang sedang berada di luar kota Tarakan. Ini tetap akan kami tindak lanjuti,” ungkapnya.

Meski belum dapat dipastikan skala jaringan yang terlibat, BNNK menegaskan setiap informasi dari masyarakat akan ditindaklanjuti secara serius.

“Informasi sekecil apapun akan kami dalami. Apakah ini jaringan besar atau kecil, nanti kami kembangkan lagi,” katanya.

BNNK Tarakan juga mengajak masyarakat untuk aktif berperan dalam pemberantasan narkotika dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. Laporan dapat disampaikan langsung maupun melalui hotline 081254572003.

“Kami jamin kerahasiaan identitas pelapor. Jadi masyarakat tidak perlu takut untuk memberikan informasi,” pungkasnya. (sas/uno)

Editor : Nurismi
#peredaran narkoba #patroli #BNNK Tarakan