HARIAN RAKYAT KALTARA — Pembangunan rumah jabatan Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) terus berlanjut meski masih menghadapi kendala anggaran.
Pemerintah Provinsi Kaltara menargetkan proyek tersebut dapat rampung dan mulai difungsikan pada tahun depan.
Kepala Dinas PUPR Perkim Kaltara Helmi mengungkapkan, progres pembangunan rumah jabatan wagub sebenarnya telah mencapai tahap signifikan.
Struktur utama bangunan disebut sudah selesai. Sehingga saat ini fokus pekerjaan berada pada tahap penyelesaian akhir.
“Strukturnya sudah selesai. Tinggal penuntasan saja, mudah-mudahan bisa masuk di perubahan anggaran nanti,” ujar Helmi, Minggu (19/4).
Helmi mengakui masih terdapat kekurangan anggaran yang cukup besar untuk menuntaskan proyek tersebut secara keseluruhan. Berdasarkan perhitungan sementara, kebutuhan dana tambahan diperkirakan mencapai sekitar Rp 10 miliar.
“Kalau total kekurangannya masih sekitar Rp 10 miliar untuk menyelesaikan rumah jabatan wagub ini,” jelasnya.
Menurut Helmi, secara progres fisik pembangunan sebelumnya sempat mencapai kisaran 55 persen. Namun, saat ini beberapa pekerjaan telah diselesaikan. Meskipun pembayaran proyek masih dilakukan secara bertahap, sesuai kemampuan anggaran daerah.
Ia menegaskan, pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan rumah jabatan wagub sebagai bagian dari upaya penyediaan fasilitas pemerintahan yang memadai. Proyek ini juga dianggap penting dalam mendukung kelancaran tugas dan fungsi pimpinan daerah.
“Target kita, tahun depan rumah jabatan wagub sudah bisa ditempati. Harus siap,” tegasnya.
Saat ini, pemerintah masih menunggu kepastian skema penganggaran. Apakah melalui pergeseran atau perubahan anggaran. Namun, usulan pembiayaan lanjutan telah diajukan dan diharapkan dapat segera disetujui.
Dengan dukungan anggaran yang memadai, penyelesaian rumah jabatan wagub diharapkan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
“Kami optimistis proyek ini dapat selesai tepat waktu. Sehingga dapat segera dimanfaatkan,” harapnya. (fai/uno)
Editor : Nurismi