BERAU POST — Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong, dengan menanam berbagai komoditas kebutuhan dapur, seperti cabai dan sayuran.
Langkah ini dinilai efektif dalam menjaga stabilitas harga, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga. Kebiasaan menanam tanaman pangan sebenarnya telah lama gubernur lakukan secara pribadi.
Dengan memanfaatkan lahan kosong di sekitar tempat tinggalnya untuk ditanami berbagai jenis sayuran dan cabai.
“Saya memang hobi menanam sayuran, cabai, dan lainnya. Dari dulu saya sudah lakukan itu, jadi memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami kebutuhan dapur,” pesannya, Jumat (17/4).
Menurutnya, hasil dari kegiatan tersebut tidak hanya bermanfaat secara ekonomi. Tetapi juga membantu mengurangi ketergantungan terhadap pasar. Saat masa panen tiba, kebutuhan dapur dapat dipenuhi secara mandiri tanpa harus membeli.
“Kalau sudah panen, tentunya saya tidak perlu lagi ke pasar untuk membeli,” ujarnya.
Ia menjelaskan, langkah ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga komoditas.
Khususnya cabai merah yang kerap mengalami fluktuasi. Pemerintah Provinsi Kaltara akan mendorong masyarakat untuk ikut serta dalam gerakan pemanfaatan lahan pekarangan.
Salah satu upaya yang dilakukan dengan menyalurkan bibit tanaman kepada masyarakat. Ini juga salah satu langkah untuk menjaga komoditas seperti cabai merah. Nanti bibit-bibitnya akan disampaikan kepada masyarakat.
Ia berharap, gerakan ini dapat diadopsi secara luas oleh masyarakat, baik di perkotaan maupun pedesaan. Selain meningkatkan ketersediaan pangan, program ini juga berpotensi menekan inflasi daerah yang sering dipicu oleh kenaikan harga bahan pokok.
“Dengan keterlibatan aktif masyarakat, dapat membangun ketahanan pangan yang lebih kuat. Sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga melalui pemanfaatan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar,” tutupnya. (fai/uno)
Editor : Nurismi