HARIAN RAKYAT KALTARA — Pembangunan jalan jalur Teras Baru menuju Tanjung Palas masih menyisakan 700 meter belum teraspal dan ditargetkan dapat tuntas paling lambat pada 2027.
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bulungan Adriani, secara keseluruhan akses jalan dari Salimbatu ke Teras Baru hingga Tanjung Palas sebenarnya sudah tembus dan dapat dilalui kendaraan.
“Dari Salimbatu ke Teras Baru sudah tersambung. Sementara jalur Teras Baru ke Tanjung Palas tinggal sekitar 700 meter,” ujarnya, Kamis (16/4) lalu.
Untuk kondisi ruas jalan yang tersisa sebenarnya sudah siap secara struktur dasar dan hanya tinggal tahap pelapisan aspal. Namun, keterbatasan anggaran membuat penyelesaian proyek belum bisa dilanjutkan pada tahun ini.
“Untuk penganggaran sebelumnya tidak sampai selesai. Sehingga tak bisa langsung dianggarkan kembali dalam waktu dekat,” tuturnya.
Meski demikian, DPUPR memastikan sisa pekerjaan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah. Jika memungkinkan, pengerjaan akan dilanjutkan melalui anggaran perubahan.
Alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sisa 700 meter jalan tersebut, perlu sekitar Rp3 miliar lebih, khususnya untuk pelapisan aspal.
Dia berharap, kondisi keuangan daerah ke depan dapat mendukung penyelesaian proyek tersebut. Pasalnya, jalan ini memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Jika tidak dituntaskan sangat disayangkan, karena tinggal sedikit. Harapannya bisa segera selesai,” imbuhnya. (uno2)
Editor : Nurismi