HARIAN RAKYAT KALTARA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) menegaskan komitmennya dalam mewujudkan daerah ramah anak melalui penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Langkah ini dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang menegaskan, upaya menghadirkan lingkungan layak anak harus dimulai dari peningkatan kualitas SDM.
Menurutnya, peran keluarga menjadi kunci utama, terutama dalam hal pendidikan dan pola asuh anak di lingkungan rumah.
“Yang utama memperbaiki sumber daya manusia terlebih dahulu. Kemudian dilakukan pembinaan kepada orang tua, karena merekalah yang berperan langsung dalam mendidik anak,” ujarnya, Selasa (14/4).
Ia menjelaskan, keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak. Pola asuh yang tepat akan sangat menentukan arah tumbuh kembang anak, baik dari sisi moral, sosial, maupun emosional.
Oleh sebab itu, edukasi kepada orang tua menjadi bagian penting dalam kebijakan pembangunan SDM di Kaltara. Zainal menekankan, konsep daerah ramah anak tidak hanya berfokus pada penyediaan fasilitas publik yang memadai. Tetapi juga mencakup bagaimana masyarakat memperlakukan anak dalam kehidupan sehari-hari.
Sikap peduli, perhatian, serta perlindungan terhadap anak menjadi indikator penting dalam mewujudkan lingkungan yang layak anak.
“Salah satu faktor utama daerah ramah anak, bagaimana kita memperlakukan anak dengan baik, memberikan perhatian, dan memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang positif,” jelasnya.
Pemprov Kaltara, akan terus menggencarkan berbagai program yang mendukung peningkatan kualitas SDM.
Program tersebut meliputi edukasi pola asuh bagi orang tua, peningkatan kesadaran masyarakat, hingga penguatan peran lembaga terkait dalam perlindungan anak.
“Selain itu, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya juga dinilai menjadi faktor penting dalam mewujudkan Kaltara sebagai daerah layak anak,” terangnya.
Dengan langkah tersebut, diharapkan generasi muda Kaltara mampu tumbuh menjadi SDM yang unggul, berdaya saing, serta berkarakter, sehingga dapat membawa daerah menuju masa depan yang lebih baik. (fai/uno)
Editor : Nurismi