Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Bukan Sekadar Restorasi, Proyek Enggang Kaltara Targetkan 83 Desa Jadi Penerima Manfaat Ekonomi Karbon

Nurismi • Rabu, 15 April 2026 | 08:37 WIB
BERBASIS LINGKUNGAN: Pelaksanaan proyek Enggang Kaltara Project sebagai program unggulan masih dimatangkan Pemprov Kaltara. (HRK)
BERBASIS LINGKUNGAN: Pelaksanaan proyek Enggang Kaltara Project sebagai program unggulan masih dimatangkan Pemprov Kaltara. (HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) mematangkan pelaksanaan Enggang Kaltara Project (EKP) sebagai program unggulan berbasis lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. 

Proyek ini tidak sekadar berfokus pada penanaman pohon atau restorasi lahan. Melainkan dirancang dengan pendekatan komprehensif melalui enam strategi utama agar berjalan terukur dan diakui secara internasional.

Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kaltara Bertius menjelaskan, strategi pertama penguatan legalitas dan tata kelola. 

Seluruh aspek hukum dan kelembagaan dipastikan matang sejak awal. Mulai dari registrasi proyek hingga intervensi kebijakan daerah. Strategi kedua menitikberatkan pada kemitraan dengan masyarakat. 

Dalam skema ini, pemilik lahan tidak hanya menjadi penerima manfaat. Tetapi juga mitra aktif dalam pengelolaan karbon, sehingga tetap memiliki kendali atas lahannya. 

“Selanjutnya, strategi ketiga mencakup implementasi teknis restorasi dan konservasi. Seperti pemetaan partisipatif, kajian data iklim dan keanekaragaman hayati, serta penyusunan rencana pengelolaan berbasis kondisi lapangan,” kata dia, Selasa (14/4). 

Pada strategi keempat, proyek ini mengembangkan aspek ekonomi dan pembiayaan. Enggang Kaltara Project membuka peluang pendapatan baru melalui pemanfaatan ekonomi karbon dan pengembangan usaha berbasis ekosistem. 

Strategi kelima penerapan sistem Measurement, Reporting and Verification (MRV) yang mengacu pada standar internasional seperti Verified Carbon Standard (VCS) dan Climate, Community & Biodiversity (CCB). Hal ini menjadi kunci agar proyek dapat masuk ke pasar karbon global. 

Adapun strategi keenam, kolaborasi regional dan diplomasi. Letak strategis Kaltara yang berbatasan langsung dengan Malaysia membuka peluang kerja sama lintas batas dalam pengelolaan ekosistem. 

“Enam strategi ini tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Semuanya harus saling menopang agar proyek ini memberikan dampak nyata,” ungkapnya. 

Lebih dari sekadar program konservasi, Enggang Kaltara Project dirancang menghadirkan manfaat berlapis bagi lingkungan, ekonomi, dan masyarakat.

Dari sisi iklim, proyek ini ditargetkan mampu menurunkan emisi karbon secara signifikan. Sekaligus mendukung target nasional seperti Enhanced Nationally Determined Contribution (E-NDC) dan Net Sink 2030. 

Ekosistem mangrove dan gambut yang menjadi fokus proyek juga berperan sebagai penyimpan karbon alami terbesar. “Gambut dan mangrove Kaltara adalah aset iklim dunia. Dampaknya bukan hanya untuk daerah, tetapi global,” tegasnya. 

Secara ekologis, proyek ini juga diharapkan mampu merestorasi lahan gambut dan mangrove, melindungi wilayah pesisir dari abrasi dan banjir. Serta menjaga keanekaragaman hayati. 

“Dari sisi ekonomi, manfaatnya mencakup peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), penciptaan lapangan kerja, hingga peluang usaha baru berbasis lingkungan. Masyarakat juga akan mendapatkan pendampingan serta bagi hasil dari perdagangan karbon,” terangnya. 

Tak kalah penting, desa menjadi pusat manfaat utama. Sebanyak 83 desa dalam area proyek akan didorong melalui pembangunan infrastruktur berbasis lingkungan, peningkatan produktivitas lahan, serta penguatan hak atas tanah. 

Secara keseluruhan, Enggang Kaltara Project diharapkan mampu menghadirkan lingkungan yang lebih lestari, ekonomi yang tumbuh. Serta masyarakat desa yang sejahtera, sekaligus menjadikan Kaltara sebagai model pembangunan hijau di Indonesia. (fai/uno)

Editor : Nurismi
#Enggang Kaltara Project #mangrove #pemprov kaltara