Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Achmad Djufrie Dorong Program Pelatihan SDM Masuk Perencanaan Daerah Guna Cetak Generasi Unggul

Nurismi • Senin, 13 April 2026 | 07:30 WIB
ILUSTRASI: Pembangunan Sekolah Garuda di Kaltara diharapkan dapat mencetak siswa yang unggul. Pembangunan sektor pendidikan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, tetapi harus dibarengi dengan kesiapan SDM. (HRK)
ILUSTRASI: Pembangunan Sekolah Garuda di Kaltara diharapkan dapat mencetak siswa yang unggul. Pembangunan sektor pendidikan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, tetapi harus dibarengi dengan kesiapan SDM. (HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Khususnya melalui program pelatihan yang terarah sebelum masuk ke sekolah unggulan. 

Menurutnya, pembangunan sektor pendidikan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas. Tetapi juga harus dibarengi dengan kesiapan SDM, agar masyarakat lokal Qmampu bersaing. 

“Jangan sampai sekolah sudah dibangun, tetapi anak-anak kita tidak bisa masuk karena tidak ada program pelatihan sebelumnya,” ujarnya, Minggu (12/4). 

Politisi Partai Gerindra ini mencontohkan program Sekolah Garuda yang memiliki seleksi ketat dengan peserta dari berbagai daerah. Saat ini jumlah peserta asal Kaltara yang lolos tahap awal masih sangat terbatas. 

“Informasi yang kita terima, hanya tujuh anak dari Kaltara yang lolos tahap awal. Itu pun masih harus melalui beberapa tahapan seleksi lagi,” ungkapnya. 

Hal yang dikhawatirkan, tanpa persiapan yang matang, jumlah tersebut akan semakin berkurang pada tahap akhir seleksi. Mengingat persaingan dengan siswa dari luar daerah yang dinilai lebih siap.

Untuk itu, DPRD mendorong adanya program pendidikan pendahuluan atau pelatihan khusus sebagai persiapan bagi siswa sebelum mengikuti seleksi sekolah unggulan. 

“Kita harus menyiapkan pola, mungkin semacam sekolah persiapan, agar anak-anak kita bisa bersaing,” tegasnya. 

Ia menambahkan, program tersebut perlu dimasukkan dalam perencanaan pembangunan daerah melalui forum musyawarah. Sehingga dapat diakomodasi secara resmi oleh pemerintah. 

Selain pendidikan, Djufrie juga menyinggung pentingnya perhatian terhadap sektor kesehatan. Khususnya penanganan stunting yang dinilai masih menjadi persoalan di Kaltara.

Menurutnya, program penanganan stunting harus lebih terarah dan terintegrasi, mengingat angka stunting di beberapa wilayah masih cukup tinggi. 

“Dengan penguatan SDM dan program yang tepat sasaran, DPRD optimistis kualitas generasi muda Kaltara dapat meningkat dan mampu bersaing di tingkat nasional,” pungkasnya. (fai/adv/uno)

Editor : Nurismi
#DPRD Kaltara #sdm #Sekolah Rakyat