Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Rancang Wajah Kaltara 2027: Gubernur Zainal Tekankan Pemerataan Pembangunan di Kawasan Perbatasan

Nurismi • Jumat, 10 April 2026 | 11:10 WIB
MUSRENBANG: Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang tegaskan Musrenbang bukan sekadar rutinitas administratif. (DKISP KALTARA)
MUSRENBANG: Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang tegaskan Musrenbang bukan sekadar rutinitas administratif. (DKISP KALTARA)

HARIAN RAKYAT KALTARA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. 

Forum strategis ini menjadi ajang penting bagi seluruh pemangku kepentingan. Untuk bersama-sama merumuskan arah dan prioritas pembangunan daerah satu tahun ke depan.

Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang menegaskan, Musrenbang bukan sekadar rutinitas administratif. Melainkan momentum penting untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah. 

Menurutnya, forum ini berfungsi sebagai ruang diskusi antar pemangku kepentingan. Guna menghasilkan perencanaan yang partisipatif, terintegrasi, dan tepat sasaran. 

“Musrenbang ini tidak hanya menjadi rutinitas formal, tetapi menjadi momentum untuk menyelaraskan aspirasi dan memperkuat komitmen kita bersama. Dalam mewujudkan fondasi transformasi Kalimantan Utara yang kokoh. Sebagai beranda depan NKRI yang maju, makmur, dan berkelanjutan," ujarnya, Kamis (9/4). 

Ia menjelaskan, dokumen RKPD yang dihasilkan dari proses ini diharapkan tidak hanya memenuhi aspek administratif. Tetapi juga mencerminkan kebutuhan prioritas daerah secara nyata. 

Dengan demikian, setiap program pembangunan dapat diimplementasikan secara efektif demi mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Utara.

Dalam forum tersebut, pemerintah daerah bersama para pihak melakukan penajaman terhadap prioritas pembangunan melalui penyampaian saran dan masukan yang berakar pada kebutuhan riil masyarakat. 

“Proses ini dinilai krusial agar perencanaan yang tersusun benar-benar menyentuh persoalan mendasar di lapangan,” ujarnya. 

Ia juga mengharapkan arahan langsung dari Menteri Dalam Negeri sebagai pedoman dalam penyempurnaan RKPD 2027 Provinsi Kalimantan Utara.

Selain itu, masukan dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas turut dinantikan. Agar perencanaan pembangunan daerah dapat bersinergi dengan prioritas nasional dan memberi dampak positif bagi masyarakat Kaltara secara luas. 

Pemprov Kaltara juga menetapkan tema pembangunan daerah tahun 2027, yakni Pembangunan Wilayah yang Merata, Sumber Daya Manusia Berkarakter, dan Ekonomi Bernilai Tambah Menuju Kalimantan Utara sebagai Beranda Depan NKRI yang Makmur. Tema ini diusung dalam Musrenbang RKPD Provinsi Kaltara Tahun 2027. 

Tema tersebut selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nasional Tahun 2027 yang mengusung tajuk Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Peningkatan Produktivitas, Investasi, dan Industri. 

Keselarasan ini mencerminkan komitmen Pemprov Kaltara untuk mengintegrasikan agenda pembangunan daerah dengan arah kebijakan nasional. Dalam memperkuat fondasi transformasi menuju Indonesia Emas 2045. 

“Tema daerah difokuskan pada tiga pilar utama. Pertama, pemerataan pembangunan wilayah melalui peningkatan infrastruktur pelayanan dasar dan penunjang perekonomian. Terutama di kawasan perbatasan, pedalaman, dan pesisir yang selama ini masih tertinggal,” ungkapnya. 

Kedua, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mencakup perbaikan di sektor pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial. Serta pembentukan karakter melalui penguatan nilai-nilai sosial, budaya, dan keagamaan. 

“Ketiga, penguatan ekonomi daerah bernilai tambah melalui pengembangan potensi ekonomi hijau dan biru yang berkelanjutan. Didukung oleh peningkatan investasi yang terus didorong secara optimal,” terangnya. 

Seluruh upaya pembangunan tersebut, lanjut Gubernur, ditopang oleh penguatan tata kelola pemerintahan yang baik, peningkatan kapasitas fiskal daerah.

Serta komitmen kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan meningkatkan ketahanan terhadap bencana maupun perubahan iklim. 

“Mari kita optimalkan seluruh potensi yang dimiliki, dengan memastikan setiap program dan kegiatan pembangunan selaras. Dengan arah kebijakan pemerintah pusat serta prioritas pembangunan daerah,” tutupnya. (fai/uno)

Editor : Nurismi
#musrenbang #potensi lokal #pemprov kaltara