HARIAN RAKYAT KALTARA — Dua peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Bulungan dalam kurun waktu sekitar 18 jam 30 menit. Insiden ini menghanguskan sejumlah rumah warga di dua lokasi berbeda, yakni di Kecamatan Tanjung Palas Utara dan Tanjung Palas.
P.S. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan Aipda Hadi Purnomo menjelaskan, kebakaran pertama terjadi di permukiman warga di Jalan Poros Trans Kaltara, RT 011 RW 002, Sungai Uma, Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara, pada Selasa sore (7/4).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 Wita tersebut dengan cepat membesar dan menghanguskan sedikitnya lima unit rumah milik warga.
Api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian plafon dapur salah satu rumah, yang kemudian merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
Salah seorang saksi mata, Verra, kata Hadi, melihat kepulan asap tebal muncul dari bagian belakang dapur sekitar pukul 16.30 Wita sebelum api membesar.
“Kata saksi, api cepat sekali membesar dari bagian dapur, lalu merambat ke rumah sebelah. Kami langsung memanggil warga untuk membantu memadamkan,” ujarnya, Rabu (8/4).
Warga bersama aparat gabungan dari Polsek Tanjung Palas Utara, Koramil, serta Taruna Siaga Bencana (Tagana) bergerak cepat melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah upaya intensif.
“Data sementara mencatat lima rumah yang terbakar masing-masing milik Ngau, Alfius, Jainudin, Bisam, dan Aris. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan cukup besar,” sebut dia.
Belum genap satu hari, kebakaran kembali terjadi di wilayah Lebong, RT 07, Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kecamatan Tanjung Palas, pada Rabu pagi (8/4).
Kebakaran kedua ini menyebabkan tiga unit rumah terdampak, dengan satu unit milik Andi Mulyadi (57) ludes terbakar. Dua rumah lainnya milik Yusran Susanto (48) dan Aisyah (80) mengalami kerusakan di bagian samping dan atap.
Menurut keterangan saksi, api pertama kali muncul sekitar pukul 10.30 Wita dari bagian tengah rumah dekat dapur.
“Saksi mendengar suara kretek, lalu lihat api sudah besar di bagian tengah rumah,” ungkapnya.
Api dengan cepat membesar dan merambat, diduga karena sebagian besar bangunan berbahan kayu. Petugas pemadam kebakaran dari Tanjung Selor dan Tanjung Palas langsung dikerahkan dan berhasil mengendalikan api.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun tiga kepala keluarga terdampak dan untuk sementara diungsikan ke rumah kerabat terdekat,” jelasnya.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kedua kebakaran. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Khususnya terhadap instalasi listrik dan potensi kebakaran di lingkungan permukiman padat. (fai/uno)
Editor : Nurismi