Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Jamin Keamanan Dapur Warga, Pertamina Sidak Mendadak SPPBE dan Pangkalan LPG 3 Kg di Tarakan

Nurismi • Jumat, 10 April 2026 | 07:10 WIB
SIDAK LPG: PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melakukan sidak untuk memastikan tabung gas yang beredar aman digunakan. (PT PERTAMINA UNTUK HRK)
SIDAK LPG: PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melakukan sidak untuk memastikan tabung gas yang beredar aman digunakan. (PT PERTAMINA UNTUK HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Di tengah tingginya ketergantungan masyarakat terhadap LPG 3 kilogram, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak). Untuk memastikan tabung gas yang beredar benar-benar aman digunakan.

Sidak yang digelar Rabu (8/4) ini menyasar Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Kayan Central Pratama Tarakan hingga sejumlah pangkalan LPG di Kota Tarakan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh SBM Kaltimut VIII Gas, Seftyan Reza Pangestu, bersama tim terkait.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun menjelaskan, sidak dilakukan sebagai langkah memastikan seluruh proses pengisian hingga distribusi LPG 3 kg berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“Kami ingin memastikan SOP pengisian LPG 3 kg dijalankan dengan baik. Mulai dari seleksi tabung, pengisian, hingga pengecekan kualitas sebelum didistribusikan ke pangkalan,” ujarnya.

Dalam sidak tersebut, tim melakukan pemeriksaan langsung di area pengisian tabung. Hanya tabung yang memenuhi standar kelayakan yang diperbolehkan untuk diisi.

Setelah itu, tabung kembali melewati proses quality control yang ketat. Meliputi pengecekan berat, uji kebocoran (leak test), hingga pemasangan segel pengaman.

Setelah dinyatakan lolos uji, tabung LPG kemudian didistribusikan ke pangkalan. Namun pengawasan tidak berhenti di situ.

Di tingkat pangkalan, petugas juga diwajibkan menyediakan alat uji kebocoran guna memastikan tabung yang diterima konsumen tetap dalam kondisi aman.

Tak hanya fokus pada pengawasan, Pertamina juga memanfaatkan momentum ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

Konsumen diimbau melakukan pengecekan sederhana sebelum membeli LPG, seperti memastikan tidak ada kebocoran pada tabung.

“Peran masyarakat juga penting. Kami mengedukasi agar konsumen melakukan pengecekan mandiri sebelum membeli. Sehingga keamanan penggunaan LPG bisa lebih terjamin,” tambah Edi.

Ia menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga kualitas distribusi energi, khususnya LPG 3 kg yang banyak digunakan masyarakat.

“Ke depan, pengawasan serupa akan terus dilakukan secara berkala. Guna memastikan distribusi LPG tidak hanya tepat sasaran. Tetapi juga memenuhi aspek keselamatan dan kualitas,” tegas Edi.

Untuk layanan dan informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 yang tersedia 24 jam, menggunakan aplikasi MyPertamina, atau mengakses situs resmi Pertamina. (sas/uno)

Editor : Nurismi
#lgp #sidak #gas melon #PT Pertamina Patra Niaga