Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Tak Bisa Lagi Sembunyi! Pemkot Tarakan Pasang CCTV di Gunung Selatan untuk Intai Pembuang Sampah Liar

Nurismi • Kamis, 9 April 2026 | 07:45 WIB
MENUMPUK: Tumpukan sampah bukan pada tempatnya masih terlihat di Gunung Selatan belum lama ini. (SEPTIAN ASMADI/HRK)
MENUMPUK: Tumpukan sampah bukan pada tempatnya masih terlihat di Gunung Selatan belum lama ini. (SEPTIAN ASMADI/HRK)

HARIAN RAKAYAT KALTARA — Pemerintah Kota Tarakan mulai memperkuat pengawasan terhadap maraknya pembuangan sampah liar di kawasan Gunung Selatan. Dengan menyiapkan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik rawan.

Langkah ini diambil setelah berbagai upaya konvensional, seperti patroli dan penindakan langsung. Dinilai belum mampu menekan aktivitas pembuangan sampah ilegal yang terus berulang. Terutama pada waktu-waktu tertentu seperti dini hari.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tarakan Sofyan mengatakan, penggunaan CCTV diharapkan menjadi solusi untuk mengidentifikasi pola waktu pelaku membuang sampah. Sehingga penindakan bisa dilakukan lebih efektif.

“Kita sudah lakukan pengawasan, bahkan sampai menunggu 2x24 jam. Tapi pelaku ini biasanya buang sampah di jam-jam tertentu, seperti subuh, jadi sulit tertangkap,” ujarnya, belum lama ini.

Melalui rekaman CCTV, petugas nantinya dapat mengetahui waktu pasti aktivitas pembuangan sampah. Data tersebut akan menjadi dasar untuk menempatkan personel di jam-jam rawan.

“Nanti kita lihat dari CCTV, mereka buang jam berapa. Dari situ kita turunkan anggota di jam tersebut untuk menunggu,” jelasnya.

Selain itu, Satpol PP juga terus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan dalam penanganan teknis di lapangan, termasuk penentuan titik pemasangan kamera pengawas.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Pengendalian Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) DLH Tarakan Yohanis Patongloan menyebut, Gunung Selatan menjadi salah satu prioritas karena kerap muncul tumpukan sampah yang bahkan meluber hingga ke badan jalan.

“Gunung Selatan ini termasuk titik rawan. Makanya kami rencanakan pemasangan CCTV untuk pengawasan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan CCTV tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantau. Tetapi juga diharapkan mampu memberikan efek jera bagi oknum masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan. Khususnya pada malam hari atau di lokasi minim pengawasan.

“Selama ini masih ada yang buang sampah sembarangan, terutama di malam hari atau di tempat yang minim pengawasan. Dengan CCTV, kami bisa memantau sekaligus memberi efek jera,” jelasnya.

DLH juga terus mengintensifkan patroli serta pembersihan di kawasan tersebut. Terutama saat terjadi lonjakan volume sampah seperti pada momen Idulfitri yang meningkat hingga 25 persen.

Sejumlah upaya lain seperti pemasangan banner larangan membuang sampah sembarangan juga telah dilakukan. Namun, langkah tersebut dinilai belum cukup tanpa kesadaran masyarakat.

“Pengawasan kami perkuat, tapi kuncinya tetap di masyarakat. Kalau tidak ada kesadaran, masalah ini akan terus berulang,” tegasnya. (sas/uno)

Editor : Nurismi
#Buang sampah liar #efek jera #Satpol PP Tarakan