HARIAN RAKYAT KALTARA — Meski pembangunan gedung DPRD Kalimantan Utara (Kaltara) telah rampung, pemerintah provinsi masih mempersiapkan pengembangan infrastruktur penunjang, seperti area parkir dan taman.
Untuk menyelesaikan fasilitas tersebut, diperkirakan dibutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp5 miliar.
Kepala DPUPR Perkim Kaltara Helmi mengungkapkan, kebutuhan anggaran tersebut masih dalam tahap perencanaan dan akan diusulkan melalui mekanisme perubahan anggaran, jika tersedia.
“Kita masih butuh sekitar Rp5 miliar untuk penataan parkir dan taman. Tapi itu nanti melihat ketersediaan anggaran, kemungkinan di perubahan,” ujarnya, Selas (7/4).
Ia menjelaskan, saat ini masih fokus menuntaskan seluruh tahapan pembangunan utama, termasuk masa pemeliharaan gedung. Setelah itu, barulah pengembangan fasilitas penunjang akan dilanjutkan secara bertahap.
Helmi juga menyinggung pembangunan infrastruktur jalan di kawasan gedung DPRD yang telah dikerjakan sebelumnya. Pada tahun 2025, anggaran sekitar Rp3 miliar telah dialokasikan untuk pekerjaan pengaspalan jalan.
Namun demikian, tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian atau penambahan pekerjaan jika diperlukan di masa mendatang. Terutama untuk meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan lingkungan sekitar gedung.
Menurut Helmi, penyediaan fasilitas penunjang seperti parkir dan taman sangat penting. Guna mendukung fungsi gedung DPRD secara keseluruhan.
Hal ini juga berkaitan dengan kenyamanan masyarakat yang berkunjung serta kelancaran aktivitas di lingkungan perkantoran tersebut.
“Fasilitas pendukung ini penting agar kawasan gedung DPRD lebih representatif dan nyaman,” tuturnya.
Pemerintah provinsi berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran daerah.
Sehingga seluruh kawasan gedung DPRD Kaltara dapat terintegrasi dengan baik dan memenuhi standar pelayanan publik. (fai/uno)
Editor : Nurismi