Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Taman Desa Salimbatu Harus Angkat Kearifan Lokal: Bupati Syawani Minta Libatkan Tokoh Masyarakat

Beraupost • Selasa, 9 Desember 2025 | 08:50 WIB
FASILITAS PUBLIK: Bupati Bulungan Syarwani (kanan) meninjau pembangunan Taman Desa Salimbatu, belum lama ini. (PEMKAB BULUNGAN UNTUK HRK)
FASILITAS PUBLIK: Bupati Bulungan Syarwani (kanan) meninjau pembangunan Taman Desa Salimbatu, belum lama ini. (PEMKAB BULUNGAN UNTUK HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA - Bupati Bulungan Syawani meninjau langsung progres pembangunan Taman Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Minggu (7/12) lalu.

Penataan taman ini merupakan salah satu program pembangunan fasilitas publik di Desa Salimbatu dengan nilai kegiatan Rp 919.055.431,35.

Berdasarkan data teknis, taman yang dibangun memiliki luas 49 x 17,5 meter atau 1.382,5 meter persegi.

Bupati Syarwani didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Bulungan Adriani, Kepala Desa Salimbatu, tokoh masyarakat serta jajaran terkait.

Bupati mengatakan, konsep taman tersebut dirancang sebagai taman terbuka hijau sekaligus ruang berkumpul masyarakat.

Diharapkan dapat menjadi titik aktivitas sosial, rekreasi keluarga, serta sarana interaksi masyarakat.

Bupati menegaskan, kehadiran ruang publik yang berkualitas dan nyaman merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah. Untuk mendukung kehidupan sosial masyarakat di desa.

“Taman bukan hanya ruang hijau, tapi ruang kehidupan sosial. Pemerintah terus menghadirkan fasilitas publik yang mendorong kebersamaan, interaksi positif, dan lingkungan desa yang nyaman untuk keluarga,” ujar Syarwani.

Bupati juga meminta agar proses pengerjaan dilakukan tepat waktu, tepat mutu, dan transparan. Sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat Salimbatu.

Pemerintah daerah berharap kehadiran taman ini dapat menjadi ikon baru desa. Sekaligus menunjang peningkatan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, bupati menekankan pentingnya melibatkan masyarakat dalam menentukan nama taman, demi mengangkat nilai-nilai kearifan lokal.

“Untuk nama taman, masih kita diskusikan dengan warga masyarakat yang ada di Desa Salimbatu. Saya sudah minta untuk diskusi dengan tokoh-tokoh masyarakat kita yang ada di Salimbatu menentukan nama yang bisa mengangkat kearifan lokal,” ujar Syarwani.

‎‎Mengenai progres pembangunan, Bupati mengungkapkan optimis jika proyek ini akan selesai sesuai target karena saat ini progres fisik lebih dari 80 persen.

“Kalau kita melihat hari ini, secara fisik sudah lebih dari 80 persen kita optimis pekerjaan ini tuntas sesaui target,” pungkasnya. (DKIP)

Editor : Nurismi
#Salimbatu #kearifan lokal #pemkab bulungan #Taman Desa