HARIAN RAKYAT KALTARA - Pengurus Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Tarakan secara resmi dilantik pada Minggu (22/6) lalu di Tarakan.
Dengan kepengurusan baru ini, Askot PSSI Tarakan menargetkan kembali menggulirkan kompetisi sepak bola dan fokus pada pembinaan usia muda untuk melahirkan talenta-talenta berprestasi.
Ketua Askot PSSI Tarakan Barokah mengatakan, amanah yang diemban merupakan tanggung jawab besar.
Ia berkomitmen menjadikan Askot PSSI Tarakan sebagai organisasi yang profesional, transparan, akuntabel, dan mampu melahirkan atlet sepak bola berprestasi yang mengharumkan nama baik Kota Tarakan di kancah nasional maupun internasional.
“Visi kami adalah menjadikan Askot PSSI Tarakan sebagai organisasi yang profesional, transparan, akuntabel. Serta mampu melahirkan atlet sepak bola berprestasi yang mengarukan nama baik Kota Tarakan di kancah nasional maupun nasional,” tegasnya.
Ia juga membeberkan rencana program kerja Askot PSSI Tarakan dalam waktu dekat.
Akan melaksanakan Open Turnamen dan dilanjutkan dengan Piala Soeratin. Selanjutnya digelar Piala DPRD Cup sekitar Agustus atau September.
Barokah juga memaparkan lima visi utama kepengurusannya yakni meningkatkan pembinaan usia muda, meningkatkan kualitas pelatih dan wasit, meningkatkan sarana dan prasarana dan menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah, KONI, sekolah dan klub sepak bola.
“Perjalanan kita tidak akan selalu mulus, akan ada berbagai tantangan yang harus kita hadapi. Namun dengan semangat kebersamaan dan kerja keras yang kita yakinkan mampu mengatasi segala tantangan tersebut,” kata Barokah penuh optimisme.
Sementara itu, Wakil Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kalimantan Utara, Muhammad Hatta menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat sepak bola untuk membawa perubahan positif dan berkelanjutan.
Ia juga menyoroti pentingnya pembinaan usia dini, kompetisi yang berkelanjutan, serta kolaborasi berbagai stakeholder seperti pemerintah daerah, KONI, dan klub-klub lokal sebagai kunci utama keberhasilan.
“Kami di asosiasi provinsi siap memberikan dukungan pembinaan dan sinergi. Agar apa yang kita ciptakan yakni sepak bola daerah yang maju berprestasi dan membanggakan dapat terwujud bersama,” singkatnya.
Wakil Ketua I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tarakan, Bismark Sanusi berharap, pengurus Askot PSSI Tarakan dapat memberikan kontribusi besar.
Mengingat sepak bola memiliki potensi besar untuk mendatangkan pendapatan jika dikelola secara profesional.
“KONI siap berkolaborasi. Cuman jangan juga terlalu banyak menuntut kepada KONI. Terutama masalah anggaran. Tapi dukungan seperti ini kami siap melakukan,” ucapnya. (sas/uno)
Editor : Nurismi