Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Kronologi Jatuhnya Pesawat Pelita Air di Nunukan, Sinyal Darurat Tertangkap di Balik Gunung

Beraupost • Kamis, 19 Februari 2026 | 16:28 WIB
Pesawat Pelita Air Service terjatuh di wilayah Pegunungan Pa Remayo, Krayan Timur, Nunukan. (IST
Pesawat Pelita Air Service terjatuh di wilayah Pegunungan Pa Remayo, Krayan Timur, Nunukan. (IST

HARIAN RAKYAT KALTARA– Jagat maya tengah dihebohkan dengan kabar duka yang datang dari Kalimantan Utara.

Pesawat Pelita Air Service dengan nomor penerbangan PAS 7101 rute Long Bawan menuju Tarakan, diduga mengalami kecelakaan sesaat setelah lepas landas dari Bandara Long Bawan, Kabupaten Nunukan, Kamis (19/2).

Berdasarkan informasi yang beredar luas di media sosial dan laporan awal AirNav Indonesia, pesawat tersebut lepas landas pukul 12.10 WITA.

Namun, hanya berselang 10 menit atau sekitar pukul 12.20 WITA, sinyal darurat (Emergency Locator Transmitter/ELT) tertangkap oleh pesawat lain, yang menjadi indikasi kuat adanya benturan keras.

Hingga saat ini, titik koordinat sinyal darurat telah terdeteksi di balik gunung, sekitar 5 kilometer dari bandara keberangkatan.

Tim bandara dan pihak terkait dilaporkan telah bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya pesawat untuk melakukan pencarian dan penyelamatan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara, Idham Chalid, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyampaikan bahwa pesawat tersebut membawa satu orang pilot.

“Pesawat pengangkut BBM Pelita PAS 7101 PK-PAA rute Long Bawan–Tarakan mengalami kecelakaan. Di dalamnya hanya ada pilot, dan yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya. (sal/smi)

Editor : Nurismi
#pesawat Pelita Air jatuh #krayan #nunukan #Pengangkut BBM