HARIAN RAKYAT KALTARA— Kabupaten Nunukan dipastikan bakal menjadi pusat pertemuan wartawan se-Kalimantan Utara (Kaltara) pada pertengahan 2026.
Ajang Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) II Kaltara resmi akan digelar di wilayah perbatasan tersebut. Menyusul kepastian dukungan anggaran dari pemerintah provinsi.
Ketua SIWO PWI Kaltara Eliazar Simon menegaskan, keputusan Nunukan sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan.
Selain dukungan anggaran dari Pemprov Kaltara, kesiapan daerah juga menjadi faktor kunci.
“Dengan adanya kepastian anggaran dari Pemprov, kami memastikan Porwada II Kaltara 2026 digelar di Nunukan. Ini jadi momentum besar bagi daerah perbatasan,” ujarnya, Senin (30/3).
Menurutnya, Porwada bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga ruang memperkuat solidaritas dan jejaring antarwartawan di Kaltara.
Apalagi, kegiatan ini akan menghadirkan kontingen dari seluruh kabupaten/kota. Menjadikan Nunukan sebagai episentrum aktivitas insan pers.
Dukungan kuat juga datang dari Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, yang dinilai memiliki komitmen dalam mendorong peningkatan kualitas wartawan, termasuk melalui kegiatan olahraga.
Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan juga menyatakan kesiapan penuh sebagai tuan rumah.
Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dinilai menjadi modal penting untuk menyukseskan perhelatan tersebut.
“Kolaborasi ini menunjukkan keseriusan semua pihak. Nunukan bukan hanya siap sebagai tuan rumah, tapi juga ingin memberikan kesan terbaik,” tambahnya.
Untuk mematangkan persiapan, SIWO PWI Kaltara akan menggelar rapat koordinasi bersama PWI Nunukan pada April 2026. Rapat ini akan menjadi penentu berbagai aspek penting.
Mulai dari jadwal pelaksanaan yang direncanakan pada Juni atau Juli, hingga teknis pelaksanaan di lapangan.
“Sejumlah poin krusial akan dibahas, seperti pembentukan panitia besar, penetapan cabang olahraga yang dipertandingkan, hingga penyusunan aturan umum bagi peserta. Selain itu, penyusunan Technical Handbook juga akan dilakukan sebagai panduan resmi pelaksanaan,” ucapnya.
Tidak hanya fokus pada pertandingan, panitia juga menyiapkan konsep pembukaan dan penutupan yang meriah serta mencerminkan identitas daerah.
Pelayanan bagi kontingen, mulai dari akomodasi hingga transportasi, turut menjadi perhatian serius.
Eliazar menegaskan, seluruh stakeholder akan dilibatkan dalam proses persiapan agar pelaksanaan Porwada berjalan maksimal.
“Kami ingin Porwada ini bukan hanya sukses sebagai event, tapi juga memberi dampak positif bagi kebersamaan wartawan di Kaltara,” ungkapnya.
Dengan berbagai persiapan yang mulai dimatangkan, Porwada II Kaltara di Nunukan diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi.
Tetapi juga momentum mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan insan pers di wilayah perbatasan. (sas/uno)
Editor : Nurismi