Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Posko Lebaran 1447 H Ditutup: 20 Ribu Penumpang Padati Bandara Juwata, Kargo Capai Ratusan Ton!

Beraupost • Selasa, 31 Maret 2026 | 09:45 WIB

ARUS BALIK: Puncak arus balik di Bandara Internasional Juwata Tarakan terkendali, Senin (30/3). (SEPTIAN ASMADI/HRK)
ARUS BALIK: Puncak arus balik di Bandara Internasional Juwata Tarakan terkendali, Senin (30/3). (SEPTIAN ASMADI/HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Penyelenggaraan angkutan udara selama periode Lebaran 1447 Hijriah di Bandara Juwata Tarakan resmi berakhir.

Posko Koordinasi Angkutan Udara Lebaran Tahun 2026 yang berlangsung sejak 13-30 Maret ditutup pada Senin (30/3). Setelah mencatat pelaksanaan yang aman, tertib, dan lancar.

Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Umum BLU UPBU Kelas I Utama Juwata Choirul Ichsan mengatakan, momentum arus balik menjadi sorotan utama dalam pelaksanaan posko tahun ini.

Berdasarkan data resmi, puncak arus balik terjadi pada 29 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai 1.421 orang.

Meski terjadi lonjakan, kondisi operasional di bandara tetap terkendali tanpa gangguan berarti.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari koordinasi yang solid antarinstansi. Seluruh unsur yang terlibat dinilai mampu mengantisipasi peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat secara optimal,” ujarnya.

Selama periode posko, total penumpang yang berangkat tercatat sebanyak 20.218 orang, sementara penumpang datang mencapai 16.552 orang.

Adapun pergerakan pesawat berangkat sebanyak 241 pergerakan dan kedatangan 246 pergerakan.

Untuk angkutan kargo, jumlah keberangkatan mencapai 165.780 kilogram dan kedatangan 227.034 kilogram.

Choirul menjelaskan, puncak arus balik yang terjadi sehari sebelum penutupan posko menjadi indikator penting dalam menilai kesiapan layanan bandara.

Dengan jumlah penumpang yang cukup tinggi, seluruh fasilitas dan layanan tetap berjalan optimal tanpa adanya penumpukan signifikan.

“Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholder yang terlibat. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri, Pemerintah Daerah, BMKG, Basarnas, maskapai penerbangan, ground handling, hingga media yang turut berperan dalam menjaga kelancaran arus transportasi udara selama musim Lebaran.

Penutupan posko ini sekaligus menjadi akhir dari rangkaian pengamanan dan pelayanan intensif yang dilakukan selama periode mudik dan arus balik.

Meski demikian, semangat pelayanan dan aspek keselamatan diharapkan tetap menjadi prioritas dalam operasional harian ke depan.

“Hasil evaluasi dari pelaksanaan posko tahun ini akan menjadi bahan perbaikan untuk menghadapi periode angkutan Lebaran berikutnya. Dengan pengalaman yang ada, Bandara Juwata Tarakan diharapkan semakin siap dalam menghadapi lonjakan penumpang. Khususnya pada fase krusial seperti arus balik,” harap Choirul. (sas/uno)

Editor : Nurismi
#puncak arus balik #posko Lebaran #Bandara Juwata Tarakan