Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Buatkan 5 opsi Judul yang optimal untuk SEO dan klik. Setiap judul harus mengandung kata kunci utama dan memicu rasa ingin tahu (power words/angka). D

Beraupost • Selasa, 31 Maret 2026 | 08:00 WIB

LIBURAN USAI: Sekprov Kaltara Denny Harianto pimpin apel perdana di Lapangan Agatish Tanjung Selor, Senin (30/3). (DKISP KALTARA)
LIBURAN USAI: Sekprov Kaltara Denny Harianto pimpin apel perdana di Lapangan Agatish Tanjung Selor, Senin (30/3). (DKISP KALTARA)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), Denny Harianto memimpin apel perdana di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara usai libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Senin (30/3).

Apel yang digelar di Lapangan Agatis Tanjung Selor tersebut diikuti oleh staf ahli gubernur, asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), serta pegawai non ASN.

Sekprov Denny menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh peserta apel. “Selamat hari raya idulfitri, minal aidin walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin,” ucap Denny.

Denny juga berharap seluruh pegawai yang telah menjalankan ibadah puasa mendapatkan ampunan dan keberkahan.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jajaran untuk memulai kembali aktivitas kerja dengan semangat baru.

Serta meningkatkan kedisiplinan, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, Denny menyampaikan bahwa kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang telah berjalan kurang dari satu bulan telah memberikan dampak positif, terutama dalam efisiensi penggunaan listrik.

“Saya berterima kasih karena telah ikut menjaga dan bekerjasama melaksanakan WFA dengan baik,” ujarnya.

Di akhir arahannya, ia mengajak seluruh jajaran untuk tidak melupakan nilai-nilai yang telah ditempa selama Ramadan.

Menurutnya, kemampuan untuk saling memaafkan adalah hal sederhana. Namun sering kali sulit dilakukan jika tidak disertai keikhlasan.

Denny berpesan kebiasaan baik selama sebulan penuh itu tidak berhenti begitu saja, tetapi terus dijaga dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari ke depan.

“Harapan saya sebulan berpuasa tidak berhenti dibulan ini, tetapi kebiasaan mengasah rasa terbawa sampai sebelas bulan berikutnya dan seterusnya,” tutupnya. (dkisp/uno)

Editor : Nurismi
#asn #apel #wfa #pemprov kaltara