Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Update Arus Balik 2026: 2.300 Orang Serbu Pelabuhan Tarakan, Personel Pengamanan Ditambah Dua Kali Lipat

Beraupost • Rabu, 25 Maret 2026 | 08:15 WIB

ARUS BALIK: Aktivitas penumpang speedboat di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan mencapai puncaknya pada H+4, Selasa (24/3). (SEPTIAN ASMADI/HRK)
ARUS BALIK: Aktivitas penumpang speedboat di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan mencapai puncaknya pada H+4, Selasa (24/3). (SEPTIAN ASMADI/HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Arus balik Lebaran di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan mencapai puncaknya pada H+4.

Aktivitas penumpang yang kembali ke Tarakan terpantau padat, namun tetap berjalan aman dan terkendali.

Kepala Pos Syahbandar KSOP Kelas II Tarakan Asdar, memastikan bahwa kondisi arus balik hingga saat ini masih dalam pengawasan ketat petugas.

Berdasarkan pantauan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), tidak ditemukan adanya pelanggaran, terutama terkait kapasitas penumpang.

“Untuk H+4 ini merupakan puncak arus balik. Secara umum kondisi di lapangan aman dan terkendali, serta tidak ada penumpang yang melebihi kapasitas,” ujarnya, Selasa (24/3).

Ia menjelaskan, aspek keselamatan menjadi prioritas utama selama periode angkutan Lebaran.

Sebelum masa angkutan dimulai, seluruh armada telah melalui tahapan pemeriksaan menyeluruh atau ram check yang melibatkan KSOP, marine inspector, serta Dinas Perhubungan.

Hasilnya, seluruh kekurangan yang sempat ditemukan langsung ditindaklanjuti oleh operator.

Sehingga hingga saat ini, seluruh alat keselamatan dipastikan berfungsi dengan baik dan mencukupi kebutuhan penumpang.

“Mulai dari sebelum Lebaran sampai sekarang, alat keselamatan dalam kondisi baik dan siap digunakan,” ungkapnya.

Untuk mendukung kelancaran arus balik, sebanyak 52 hingga 53 armada speedboat disiapkan dan dioperasikan secara bergantian.

Meski total armada yang tersedia mencapai 56 unit. Beberapa di antaranya tidak beroperasi sementara karena kendala teknis.

“Yang kita siapkan hari ini sekitar 52 armada, beroperasi secara bergantian,” jelasnya.

Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, KSOP juga menambah jumlah personel pengawasan di lapangan.

Jika sebelumnya hanya empat petugas, kini ditingkatkan menjadi delapan orang yang ditempatkan. Untuk melakukan pemeriksaan langsung pada setiap keberangkatan speedboat.

Petugas bertugas memastikan tidak terjadi kelebihan kapasitas penumpang. Jika ditemukan pelanggaran, penumpang akan langsung diturunkan dan dialihkan ke armada berikutnya.

“Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada kelebihan penumpang. Kalau ada, langsung kami turunkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, satu-satunya kejadian kelebihan kapasitas terjadi sebelum Lebaran/ Yakni satu penumpang yang langsung ditindak dengan pemindahan ke kapal lain.

Sementara itu, jumlah penumpang pada puncak arus balik diperkirakan mencapai lebih dari 2.300 orang dalam sehari.

Mayoritas merupakan aparatur sipil negara (ASN) yang kembali ke Tarakan menjelang masuk kerja.

“Perkiraan hari ini kurang lebih sama seperti kemarin, sekitar 2.300-an penumpang,” ujarnya.

Menurutnya, puncak arus balik terjadi pada H+4 karena sebagian besar instansi pemerintah mulai aktif kembali keesokan harinya.

Meski terjadi peningkatan aktivitas penumpang, tidak ada kejadian menonjol yang terjadi selama arus balik berlangsung. Secara keseluruhan, kondisi di Pelabuhan Tengkayu I tetap kondusif.

“Tidak ada kejadian khusus, semua aman,” tutupnya. (sas/uno)

Editor : Nurismi
#arus balik #puncak #Pelabuhan Tengkayu I Tarakan