HARIAN RAKYAT KALTARA - Rumah jabatan (rumjab) Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) telah rampung dan ditempati.
Kompleks bangunan yang selama ini dipersiapkan sebagai pusat aktivitas kedinasan kepala daerah tersebut untuk diresmikan dalam waktu dekat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara Helmi mengungkapkan, pembangunan tiga bangunan utama di kawasan tersebut telah mencapai progres 100 persen.
Tiga bangunan yang dimaksud meliputi rumah jabatan utama gubernur, paviliun, serta pendopo yang nantinya akan difungsikan untuk berbagai kegiatan resmi pemerintahan.
“Pembangunan tiga bangunan utama sudah selesai seluruhnya. Kita resmikan dan siap ditempati,” ujarnya, Minggu (8/3).
Meski bangunan inti telah rampung, masih terdapat beberapa pekerjaan penunjang yang belum sepenuhnya diselesaikan.
Di antaranya pembangunan pagar kawasan, penataan landscape, serta pembangunan garasi kendaraan. Selain itu, akses jalan menuju rumah jabatan juga masih dalam tahap pengerjaan.
“Jalan tersebut nantinya akan menjadi jalur utama untuk menuju kompleks rumjab. Sekaligus jalan yang mengelilingi kawasan rumah jabatan,” terangnya.
Ia menjelaskan, untuk menuntaskan seluruh pekerjaan yang tersisa tersebut, pemerintah daerah masih membutuhkan tambahan anggaran.
Estimasi kebutuhan dana untuk menyelesaikan beberapa item tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 5 miliar.
“Kita masih ada kekurangan untuk pembangunan garasi, pagar, dan landscape. Termasuk akses jalan naik serta jalan keliling rumah jabatan,” jelasnya.
Usulan tambahan anggaran tersebut telah diajukan dalam rencana anggaran tahun 2026 dan saat ini masih menunggu pembahasan serta persetujuan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Diharapkan, pengajuan anggaran tersebut dapat disetujui. Sehingga seluruh fasilitas di kawasan rumah jabatan gubernur dapat segera diselesaikan secara menyeluruh,” ungkap dia.
Sementara itu, pengerjaan akses jalan menuju rumah jabatan saat ini masih berlangsung. Proses pembangunan sempat mengalami keterlambatan akibat faktor cuaca.
Seharusnya sudah selesai, tetapi sempat terkendala cuaca. Saat ini sedang dilakukan penghamparan agregat, setelah itu langsung dilanjutkan dengan pengaspalan.
Dikonfirmasi terpisah, Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang menyampaikan, rumah jabatan gubernur saat ini sudah bisa ditempati meskipun masih terdapat sejumlah kekurangan pada fasilitas pendukung.
Menurutnya, secara umum bangunan utama rumah jabatan dan pendopo telah selesai dibangun.
Sehingga sudah dapat digunakan untuk kegiatan pemerintahan maupun kediaman resmi
gubernur.
"Meski masih ada beberapa kekurangan dan akses jalan menuju lokasi belum diaspal. Namun rumah jabatan ini sudah bisa ditempati,” ujarnya.
Ia menegaskan, pada prinsipnya rumah jabatan tersebut memang harus digunakan sebagaimana mestinya. Daripada dibiarkan kosong tanpa pemanfaatan.
Sementara itu, pembangunan infrastruktur pendukung seperti pengaspalan jalan menuju kawasan rumah jabatan masih dalam proses dan diharapkan dapat segera diselesaikan. (fai/uno)
Editor : Nurismi