Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Akses Salimbatu Kini Tembus 3,5 Km! Jalan Baru TMMD Siap Putus Isolasi Desa

Beraupost • Jumat, 27 Februari 2026 | 09:30 WIB

TINJAU LAPANGAN: Kasubdit Binkombak Sdirter Pusterad Kolonel Inf Dani Adam saat lakukan peninjauan di lokasi TMMD ke-127 di Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah. (KODIM 0903/BULUNGAN)
TINJAU LAPANGAN: Kasubdit Binkombak Sdirter Pusterad Kolonel Inf Dani Adam saat lakukan peninjauan di lokasi TMMD ke-127 di Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah. (KODIM 0903/BULUNGAN)

HARIAN RAKYAT KALTARA — TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah dinilai tepat sasaran.

Hal tersebut disampaikan Kasubdit Binkombak Sdirter Pusterad Kolonel Inf Dani Adam saat meninjau lokasi kegiatan, Rabu (25/2) lalu.

Dani mengatakan, untuk pembangunan jalan penghubung antar desa sepanjang 3,5 kilometer yang telah dibuka diminta tidak berhenti pada tahap awal. Melainkan dilanjutkan hingga permanen.

“Alhamdulillah, kegiatan pengawasan ini berjalan lancar. Saya melihat sasaran fisik yang dilaksanakan sudah sesuai dan benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat,” terangnya.

Sasaran utama berupa pembukaan badan jalan sepanjang 3,5 kilometer dengan lebar enam meter disebut sangat strategis.

Dikarenakan menghubungkan dua desa yang sebelumnya memiliki akses terbatas. Infrastruktur tersebut diharapkan memperlancar mobilitas warga, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Jalan ini menyambung dua desa. Saya lihat sudah sesuai dengan sasaran yang ditentukan Kodim,” imbuhnya.

Selain itu, program TMMD juga menyasar rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH). Secara teknis pelaksanaannya bahkan lebih dari sekadar rehabilitasi.

“Kita tahu judulnya rehab, tetapi kenyataannya bangun baru. Tadi ada tiga rumah yang sudah selesai, dan rata-rata memang dibangun baru,” tuturnya.

Ia menilai, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI bersama pemda, kepolisian dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah perdesaan Bulungan.

Meski pelaksanaan dinilai sesuai ketentuan, Dani memberikan catatan penting terkait kondisi lahan gambut di bawah badan jalan yang telah dibuka.

Ia meminta agar pembangunan dilanjutkan dengan tahap pengerasan sebelum ditingkatkan menjadi jalan permanen.

“Saya sudah titipkan kepada Wakil Bupati, agar tidak berhenti pada pembukaan jalan saja. Perlu dilanjutkan dengan pengerasan,” pesannya.

Menurutnya, karakteristik tanah gambut membutuhkan waktu pemadatan alami sebelum dapat dibangun secara permanen.

Mungkin perlu waktu satu sampai dua tahun untuk proses pengerasan. Baru setelah itu bisa dibuat jalan permanen. (uno2)

Editor : Nurismi
#akses jalan #tmmd #mobilitas warga