Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Bukan Cuma Tilang, Polres Tarakan Juga Incar Parkir Liar dan Pasar Tumpah Demi Kelancaran Jalan

Beraupost • Kamis, 26 Februari 2026 | 08:30 WIB

PENINDAKAN: Personel Satlantas Polres Tarakan menindak knalpot brong pada Operasi Keselamatan Kayan 2026. (HRK)
PENINDAKAN: Personel Satlantas Polres Tarakan menindak knalpot brong pada Operasi Keselamatan Kayan 2026. (HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Pelaksanaan Operasi Keselamatan Kayan 2026 oleh Polres Tarakan mencatat hasil signifikan dalam upaya menekan pelanggaran lalu lintas dan meningkatkan kesadaran masyarakat.

Selama operasi berlangsung, sebanyak 249 tindakan penindakan dilakukan terhadap berbagai jenis pelanggaran di wilayah Kota Tarakan.

Kasi Humas Polres Tarakan Iptu Rusli mengatakan, operasi ini mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif.

Didukung langkah represif secara terukur untuk menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

“Operasi ini tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga edukasi dan pencegahan. Secara kuantitatif, capaian pelaksanaan Operasi Keselamatan Kayan 2026 menunjukkan hasil sangat baik dengan tingkat keberhasilan mencapai 99 persen,” ujar Rusli, Rabu (25/2).

Berdasarkan data Satlantas, dari total 249 penindakan, terdiri atas 33 tilang melalui sistem ETLE, 73 tilang non-ETLE, dan 143 teguran. Seluruh target operasi yang telah ditetapkan tercapai 100 persen.

Jenis pelanggaran paling dominan berasal dari pengendara roda dua (R2). Tercatat 233 pelanggaran dilakukan oleh pengendara sepeda motor. Sementara itu, pelanggaran kendaraan roda empat (R4) tercatat sebanyak 22 kasus.

“Kategori R2, pelanggaran terbanyak tidak menggunakan helm SNI dengan 124 kasus. Disusul penggunaan knalpot brong sebanyak 52 kasus dan melawan arus 46 kasus. Selain itu, terdapat 9 kasus pengendara di bawah umur dan 2 kasus penggunaan telepon genggam saat berkendara,” sebutnya.

Untuk kendaraan roda empat, pelanggaran paling dominan adalah tidak menggunakan sabuk keselamatan sebanyak 14 kasus. Serta melawan arus sebanyak 8 kasus.

“Data ini menunjukkan bahwa kesadaran penggunaan perlengkapan keselamatan, khususnya helm dan sabuk pengaman, masih perlu ditingkatkan. Begitu juga dengan kepatuhan terhadap aturan dasar seperti tidak melawan arus,” jelas Rusli.

Selain penindakan, jajaran Satlantas juga melaksanakan pemetaan terhadap kondisi lingkungan jalan yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas. Termasuk aktivitas pasar tumpah dan parkir liar.

Koordinasi dilakukan bersama instansi terkait seperti BPBD, Dinas PU, Dinas Perhubungan dan Satpol PP guna penanganan cepat apabila terjadi gangguan.

Petugas juga menyiapkan jalur alternatif serta skema rekayasa lalu lintas sebagai bagian dari kesiapan menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat. Termasuk menjelang Operasi Ketupat 2026.

“Langkah preventif ini penting agar potensi kemacetan dan kecelakaan bisa diminimalkan sejak dini,” tambah Rusli.

Meski angka penindakan cukup tinggi, Polres Tarakan menilai capaian ini sebagai indikator meningkatnya pengawasan. Sekaligus upaya membangun budaya tertib berlalu lintas.

Rusli menegaskan, keberhasilan operasi tidak semata diukur dari banyaknya tilang. Melainkan dari perubahan perilaku masyarakat dalam berlalu lintas.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan adalah kebutuhan bersama. Tertib berlalu lintas bukan karena ada polisi, tetapi karena kesadaran untuk melindungi diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.

Polres Tarakan pun mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan helm SNI, sabuk keselamatan, tidak melawan arus.

Lalu tidak menggunakan ponsel saat berkendara, serta memastikan kelengkapan kendaraan sesuai aturan.

“Dengan capaian 99 persen secara kuantitatif, Operasi Keselamatan Kayan 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat budaya tertib lalu lintas di Kota Tarakan. Serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di masa mendatan,” harapnya. (sas/uno)

Editor : Nurismi
#parkir liar #satlantas #Operasi Keselamatan Kayan 2026