HARIAN RAKYAT KALTARA — Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan bersama lintas sektor menggelar pengawasan pangan di sejumlah titik distribusi dan ritel di Kabupaten Bulungan, Kamis (19/2).
Pengawasan ini difokuskan pada pangan olahan, guna memastikan produk yang beredar aman dikonsumsi masyarakat.
Pengawas BPOM Tarakan Winny menjelaskan, kegiatan ini melibatkan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kaltara serta Dinas Kesehatan Bulungan.
“Pengawasan hari ini kami lakukan bersama lintas sektor. Fokusnya pada pangan olahan, baik yang rusak kemasan, tanpa izin edar, maupun yang telah kedaluwarsa,” ujarnya, Kamis (19/2).
Dalam pemeriksaan di beberapa sarana distribusi dan ritel, petugas menemukan sejumlah produk kedaluwarsa dan pangan olahan tanpa izin edar. Temuan terbanyak sementara ini berupa produk kedaluwarsa dan tanpa izin edar.
“Untuk saat ini kami sudah melakukan pemeriksaan di empat toko dan masih berlanjut ke titik lainnya. Produk yang ditemukan di antaranya makanan ringan dan buah kalengan,” jelasnya.
Ia menambahkan, terdapat pula produk tanpa izin edar yang berasal dari luar negeri, termasuk Malaysia.
“Untuk produk kedaluwarsa, langsung dimusnahkan oleh pemilik disaksikan petugas. Ini bentuk komitmen pelaku usaha dalam menjamin pangan aman bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Dinas Kesehatan turut melakukan pengawasan terhadap produk pangan industri rumah tangga (PIRT).
Sedangkan Disperindagkop dan UKM Kaltara memeriksa aspek distribusi dan legalitas izin edar.
“Masyarakat agar lebih teliti sebelum membeli produk pangan. Terutama dengan memeriksa tanggal kedaluwarsa dan izin edar,” ungkapnya.
Menurutnya, pangan yang telah melewati masa kedaluwarsa memiliki mutu yang tidak lagi terjamin dan berpotensi membahayakan kesehatan.
Jika pangan sudah kedaluwarsa, kualitasnya tidak terjamin dan tentu bisa berdampak pada kesehatan.
Terkait sanksi, selain pemusnahan produk, pelaku usaha juga diberikan pembinaan dan peringatan. Agar tidak mengulangi pelanggaran serupa.
Pengawasan akan terus dilakukan hingga menjelang Lebaran, termasuk pemeriksaan takjil pada sore hari.
“Kami berharap langkah ini dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat. Dalam memenuhi kebutuhan pangan selama Ramadan dan menjelang Idulfitri,” tutupnya. (fai/uno)
Editor : Nurismi