Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Strategi Tekan Harga Sembako: Pemkab Bulungan Bangun Pelabuhan Kontainer 25 Hektare di Kelubir

Beraupost • Minggu, 15 Februari 2026 | 08:20 WIB
DISTRIBUSI LOGISTIK: Pelabuhan bongkar muat barang milik PT PKN akan dikembangkan Pemkab Bulungan untuk memperkuat ketahanan logistik daerah. (PEMKAB BULUNGAN UNTUK HRK)
DISTRIBUSI LOGISTIK: Pelabuhan bongkar muat barang milik PT PKN akan dikembangkan Pemkab Bulungan untuk memperkuat ketahanan logistik daerah. (PEMKAB BULUNGAN UNTUK HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan untuk memangkas waktu distribusi logistik yang panjang terus dimatangkan.

Bupati Bulungan Syarwani melihat secara langsung kondisi pelabuhan Jetty milik PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) di Desa Kelubir, Kecamatan Tanjung Palas Utara. Guna menjajaki potensi kerja sama pengembangan pelabuhan barang.

Bupati mengatakan dari kawasan yang sebelumnya menjadi dermaga bongkar muat barang PT PKN, untuk menuju Tarakan hanya memakan waktu sekitar satu jam dengan speedboat bermesin 40 PK.

Sedangkan, jika menggunakan armada dengan mesin yang lebih besar. Maka estimasi waktu tempuh bisa dipangkas hingga tersisa 30 menit saja. ‎​

Potensi inilah yang ditangkap Bupati sebagai peluang besar untuk mempercepat arus barang.

Syarwani mengungkapkan, pemda sangat serius menggarap potensi ini. Sebagai bukti, tahun ini pemkab telah mengalokasikan anggaran khusus.

Untuk penyusunan master plan serta Detail Engineering Design (DED) pembangunan pelabuhan bongkar muat barang di kawasan bekas dermaga bongkar muat milik PT PKN.

“Lahan yang disiapkan kurang lebih seluas 25 hektare. Desain pelabuhannya direncanakan sederhana namun tetap efektif. Salah satu poin utamanya kersediaan area lapangan kontainer,” terang Syarwani.

Menurut Syarwani, keberadaan lapangan kontainer tersebut sangat vital. Untuk mendukung distribusi barang menuju pusat kota Tanjung Selor maupun wilayah Bulungan secara keseluruhan.

Langkah ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang bagi efisiensi arus barang di Kabupaten Bulungan.

Ia menegaskan, jika pembangunan pelabuhan ini bukan sekadar proyek infrastruktur. Melainkan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan logistik daerah dan menekan disperitas harga kebutuhan pokok masyarakat.

Dengan adanya fasilitas bongkar muat yang mumpuni di Desa Kelubir, ketergantungan pada jalur yang lebih jauh bisa diminimalisasi.

“Kita ingin pelabuhan ini fokus pada efektivitas bongkar muat barang. Tujuannya agar distribusi kebutuhan masyarakat dan arus logistik ke Bulungan bisa lebih cepat, efisien, dan terintegrasi,” tegasnya.

Jika terealisasi, pelabuhan ini diharapkan menjadi simpul ekonomi baru yang menghidupkan kawasan Tanjung Palas Utara.

Sekaligus menekan biaya logistik di Bumi Tenguyun—sebutan lain Kabupaten Bulungan. (uno2)

Editor : Nurismi
#pelabuhan #distribusi logistik #pembangunan #pemkab bulungan #kontainer