HARIAN RAKYAT KALTARA— Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Tarakan dipastikan tetap berjalan selama bulan Ramadan.
Kepastian tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Tarakan Simon Patino, usai rapat evaluasi bersama sejumlah pihak terkait.
Simon menegaskan, kebijakan dari pemerintah pusat menyebutkan, pelaksanaan MBG tidak dihentikan meski memasuki bulan puasa.
Program nasional tersebut tetap dijalankan, dengan penyesuaian mekanisme dan teknis pelaksanaan di lapangan.
“Dari pusat sudah jelas bahwa selama Ramadan program MBG tetap berjalan. Sampai hari ini tidak ada perubahan kebijakan,” ujar Simon, Kamis (12/2).
Meski demikian, ia mengakui formula serta teknis pelaksanaan MBG selama Ramadan masih menunggu petunjuk lebih lanjut.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) disebut masih menanti kejelasan terkait pola distribusi, waktu pemberian, hingga bentuk menu yang akan diterapkan selama bulan puasa.
“Tadi juga disampaikan bahwa SPPG masih menunggu kejelasan formulanya seperti apa, teknisnya bagaimana. Ini yang perlu segera disinkronkan,” katanya.
Karena itu, Komisi II DPRD Tarakan mendorong percepatan koordinasi antara SPPG dan Dinas Pendidikan.
Langkah tersebut dinilai penting agar sekolah memiliki gambaran yang sama terkait pelaksanaan MBG selama Ramadan. Sehingga tidak menimbulkan kebingungan di lapangan.
“Kami minta SPPG dan Dinas Pendidikan segera berkoordinasi. Supaya saat Ramadan nanti pelaksanaan MBG tetap berjalan baik dan tidak ada kendala,” jelasnya.
Simon juga menyoroti masih adanya sejumlah sekolah di Tarakan yang belum menerima layanan MBG.
Kondisi ini menjadi perhatian serius DPRD, mengingat MBG merupakan program nasional yang harus dirasakan secara merata oleh seluruh peserta didik.
“Program ini program nasional. Harus merata, khususnya di Kota Tarakan. Karena itu kami terus melakukan pengawasan dan evaluasi,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengawasan yang dilakukan DPRD bukan untuk menekan pihak pelaksana. Melainkan untuk mengidentifikasi hambatan yang ada dan mencari solusi bersama, agar pelaksanaan MBG ke depan semakin optimal. (sas/uno)
Editor : Nurismi