Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Perkuat Batas Negara, Wagub Kaltara Targetkan Pembangunan Jalan Apau Kayan Jadi Prioritas 2026

Beraupost • Senin, 2 Februari 2026 | 09:55 WIB
ILUSTRASI: Kondisi jalan di kawasan perbatasan Apau Kayan, Kabupaten Malinau sangat memprihatinkan. (HRK)
ILUSTRASI: Kondisi jalan di kawasan perbatasan Apau Kayan, Kabupaten Malinau sangat memprihatinkan. (HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Kondisi geografis yang berat serta keterbatasan akses transportasi, masih menjadi tantangan utama bagi masyarakat di kawasan perbatasan Apau Kayan, Kabupaten Malinau.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyiapkan rencana pembangunan infrastruktur jalan di kawasan Apau Kayan sebagai bagian dari upaya memperkuat wilayah perbatasan negara.

Pembangunan jalan dinilai penting tidak hanya dari sisi pembangunan daerah. Tetapi juga dalam menjaga konektivitas dan kehadiran negara di wilayah terluar.

Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala menyampaikan, Apau Kayan merupakan kawasan strategis yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Kondisi geografis yang sulit serta keterbatasan akses transportasi selama ini menjadi tantangan utama. Dalam mendorong pembangunan dan pelayanan publik di wilayah tersebut.

“Jalan menjadi elemen penting untuk memastikan mobilitas masyarakat, pelayanan pemerintahan, dan pengawasan wilayah perbatasan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya, Minggu (1/2).

Ia menjelaskan, pembangunan jalan di Apau Kayan dirancang tidak hanya untuk menghubungkan desa-desa yang masih terisolasi.

Tetapi juga untuk memperpendek jarak tempuh antar wilayah. Dengan akses yang lebih baik, distribusi barang dan jasa diharapkan menjadi lebih lancar, sehingga biaya hidup masyarakat perbatasan dapat ditekan.

Dalam rencana pembangunan tersebut, Pemprov Kaltara menyiapkan lima ruas jalan strategis.

Di Kecamatan Kayan Hulu, jalan yang direncanakan meliputi ruas Sei Jelarai—Sei Tebuhuk—Sei Kihan serta Sei Jelarai—Desa Long Payau—Long Ampung.

Selain itu, terdapat pula rencana pembangunan Jalan Desa Long Temuyat—Lubak Ungai—Air Terjun.

“Sementara itu, di Kecamatan Kayan Selatan, pembangunan jalan direncanakan pada ruas Desa Long Ampung—Desa Long Uro. Adapun di Kecamatan Kayan Hilir, jalan akan dibangun pada ruas Long Top—Long Sule hingga ke batas wilayah Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur (Kaltim),” bebernya.

Menurutnya, keberadaan infrastruktur jalan ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung rencana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Apau Kayan.

Infrastruktur yang memadai dinilai mampu memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

Selain itu, jalan yang dibangun diharapkan dapat menunjang pengembangan sektor pariwisata dan pemanfaatan potensi energi terbarukan, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), yang banyak terdapat di wilayah Apau Kayan.

“Kami berharap, melalui kesepakatan lintas sektor terkait status dan fungsi jalan, rencana pembangunan tersebut dapat masuk dalam perencanaan resmi dan menjadi prioritas pembangunan. Sehingga mampu memperkuat wilayah perbatasan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tukasnya. (fai/uno)

Editor : Nurismi
#Ingkong Ala #pembangunan jalan #perbatasan #malinau #Wakil Gubernur Kaltara #Apau Kayan