Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Dugaan Penyebab Kebakaran Tugu Lemlai Suri: Percikan BBM Eceran Hingga Suara Ledakan di Lokasi

Beraupost • Sabtu, 31 Januari 2026 | 08:00 WIB
MEMBARA: Belasan kios di kawasan Jalan Jelarai, tepatnya di sekitar Tugu Lemlai Suri Tanjung Selor hangus terbakar sekitar pukul 18.45 Wita, Jumat (31/1).  (FAISAL/HRK)
MEMBARA: Belasan kios di kawasan Jalan Jelarai, tepatnya di sekitar Tugu Lemlai Suri Tanjung Selor hangus terbakar sekitar pukul 18.45 Wita, Jumat (31/1). (FAISAL/HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA - Kebakaran hebat melanda sejumlah kios sembako dan penjualan bahan bakar minyak (BBM) eceran di kawasan Jalan Jelarai, tepatnya di sekitar Tugu Lemlai Suri Tanjung Selor, sekitar pukul 18.45 Wita, Jumat (30/1) malam.

Kebakaran yang terjadi mengundang perhatian warga dan menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi padat.

Api diketahui mulai berkobar tak lama setelah waktu Magrib. Kobaran api dengan cepat membesar dan melalap bangunan kios yang mayoritas terbuat dari kayu, sehingga asap hitam tebal terlihat dari kejauhan.

Salah seorang pemilik kios, Nuryadi mengakui, saat kejadian api sudah dalam kondisi besar ketika pertama kali terlihat.

Menurutnya, api diduga berasal dari ujung deretan kios yang terdapat bengkel dan penjual BBM eceran.

“Setelah Magrib, kami lihat api sudah besar. Awalnya dari ujung sana, dekat bengkel dan penjual bensin. Kami langsung menyelamatkan barang-barang yang bisa dibawa, dibantu warga sekitar,” ucapnya.

Nuryadi menyebutkan, api cepat merambat karena bangunan kios saling berdempetan dan berada dalam satu atap.

Ia memperkirakan terdapat sekitar lima hingga enam bangunan yang saling terhubung di lokasi tersebut.

Meski demikian, sebagian barang dagangan dan peralatan bengkel masih sempat diselamatkan.

“Bunyi ledakan sempat terdengar, seperti kaleng atau barang terbakar. Mungkin dari bensin, tapi bukan ledakan besar,” tambahnya.

Petugas pemadam kebakaran gabungan dari Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, dan BPBD segera diterjunkan ke lokasi.

Petugas Damkar Kabupaten Bulungan Eko Budi mengatakan, total armada yang dikerahkan sebanyak sembilan unit.

Terdiri dari tujuh unit Damkar Kabupaten Bulungan dan dua unit Damkar Provinsi Kaltara.

“Waktu tanggap sekitar 10 menit sejak laporan diterima. Saat tiba, api sudah membesar, namun berhasil kami kendalikan agar tidak meluas,” jelasnya.

Ia mengakui proses pemadaman sempat terkendala padatnya warga yang mendekati lokasi kejadian. Sehingga membatasi ruang gerak petugas.

Terpisah, Kasi Humas Polresta Bulungan Aipda Hadi menyampaikan, berdasarkan pendataan awal, kebakaran menghanguskan delapan petak kios rumah beserta sebagian isi dagangan dan peralatan bengkel.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu kelalaian, seperti percikan api saat pengisian BBM eceran atau kemungkinan anak bermain api.

“Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kebakaran,” ujarnya.

Penanganan kebakaran selesai sekitar pukul 20.20 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.

Aparat kepolisian masih melakukan pengamanan dan penyelidikan lanjutan di lokasi kejadian. (fai/uno)

Editor : Nurismi
#kebakaran #Tugu Lemlai Suri #kios