Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Update Data Penduduk Kaltara 2026: Disdukcapil Sebut Ada Lonjakan Ribuan Jiwa dari Luar Daerah

Beraupost • Kamis, 29 Januari 2026 | 09:35 WIB
PENINGKATAN: Disdukcapil Kaltara mencatat adanya pertambahan jumlah penduduk Kaltara yang cukup signifikan. (HRK)
PENINGKATAN: Disdukcapil Kaltara mencatat adanya pertambahan jumlah penduduk Kaltara yang cukup signifikan. (HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA - Jumlah penduduk Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan tren peningkatan.

Meski data resmi semester II tahun 2025 belum dirilis, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kaltara mencatat adanya pertambahan jumlah penduduk yang cukup signifikan, dibandingkan periode sebelumnya.

Berdasarkan data terakhir semester I tahun 2025, jumlah penduduk Kaltara tercatat sekitar 778 ribu jiwa lebih. Hingga kini, jumlah tersebut diperkirakan telah bertambah sekitar 7 ribu jiwa.

“Angka pasti beserta persentase kenaikan masih menunggu rilis resmi data semester II tahun 2025,” kata Kepala Disdukcapil Kaltara Sanusi, Rabu (28/1).

Pertambahan penduduk tersebut bukan disebabkan oleh kelahiran semata. Melainkan lebih banyak dipicu oleh perpindahan domisili penduduk dari luar daerah.

Kalimantan Utara dinilai masih menjadi daerah tujuan, terutama bagi masyarakat yang mencari peluang pekerjaan dan peningkatan ekonomi.

“Mayoritas penambahan berasal dari penduduk yang pindah domisili. Banyak yang datang ke Kaltara karena alasan pekerjaan,” ujarnya.

Sementara itu, faktor transmigrasi belum berkontribusi terhadap peningkatan jumlah penduduk pada tahun ini.

Program transmigrasi baru belum berjalan. Sehingga pertumbuhan penduduk lebih didominasi oleh mobilitas penduduk lokal maupun pendatang dari daerah lain.

Dalam aspek pencatatan administrasi kependudukan, Disdukcapil Kaltara masih menerapkan dua sistem, yakni pencatatan secara konvensional dan digital.

Meski demikian, pemerintah daerah terus mendorong percepatan transformasi digital dalam pelayanan kependudukan.

“Dorongan digitalisasi ini seiring dengan meningkatnya alokasi anggaran untuk sektor kependudukan dan pencatatan sipil. Dampaknya, pelayanan Disdukcapil kini dinilai semakin menjangkau hingga wilayah-wilayah yang sebelumnya sulit diakses,” jelasnya.

Namun di sisi lain, keterbatasan anggaran negara juga menjadi tantangan tersendiri. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi dalam pelayanan. Khususnya dalam memastikan ketepatan dan validitas data kependudukan.

“Dengan keterbatasan anggaran, inovasi menjadi kunci. Pendataan penduduk harus tetap akurat dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ke depan, Disdukcapil Kaltara akan terus memperkuat sistem pendataan kependudukan berbasis digital.

Sebagai upaya mendukung perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan di Kalimantan Utara. (fai/uno)

Editor : Nurismi
#lonjakan #pertumbuhan penduduk #Kaltara