Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Pasang Target Emas, KONI Tarakan Terapkan Seleksi Ketat Atlet untuk Porprov II Kaltara di Malinau

Beraupost • Minggu, 25 Januari 2026 | 09:05 WIB
PERSIAPAN PORPROV: Kontingen Tarakan sebelum jalani laga di ajang Porprov I Kaltara tahun 2022 lalu. (HRK)
PERSIAPAN PORPROV: Kontingen Tarakan sebelum jalani laga di ajang Porprov I Kaltara tahun 2022 lalu. (HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tarakan tak ingin sekadar hadir di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara 2026 di Kabupaten Malinau. Targetnya jelas, pulang membawa medali.

Untuk itu, KONI Tarakan mulai menyusun strategi dengan menerapkan seleksi ketat terhadap cabang olahraga (cabor) dan atlet yang akan diberangkatkan.

Hanya cabor berprestasi dan berpeluang menyumbang emas yang akan menjadi prioritas utama.

Sekretaris KONI Tarakan Rizkiyanto mengatakan, tengah menghimpun data atlet, pelatih, dan official dari seluruh cabor sebagai dasar penyusunan kebutuhan anggaran kontingen.

“Kami sedang mendata jumlah atlet, kontingen, sekaligus kebutuhan anggaran untuk Porprov di Malinau,” ujar Rizkiyanto, Kamis (22/1) lalu.

Data tersebut akan segera diajukan kepada Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Tarakan.

Dukungan anggaran dinilai krusial agar persiapan atlet berjalan maksimal.

Berbeda dengan Porprov I Kaltara 2022 lalu, di mana Tarakan menjadi tuan rumah bersama Bulungan dan memberangkatkan hampir 600 orang.

Pada Porprov kali ini Tarakan harus lebih realistis. Selain digelar di luar daerah, keterbatasan anggaran menjadi pertimbangan utama.

“Waktu itu kita tuan rumah, tentu kebutuhannya berbeda. Sekarang kita harus menyesuaikan karena pelaksanaannya di Malinau,” jelas Kiky, sapaan akrab Rizkiyanto.

Karena itu, KONI Tarakan menegaskan hanya cabor unggulan yang sebelumnya menyumbang medali emas akan diprioritaskan.

“Cabor-cabor yang kemarin berprestasi akan kami dahulukan. Target kami tetap mempertahankan prestasi,” tegasnya.

Sementara cabor yang dinilai belum memiliki peluang medali akan dievaluasi ulang. Kebijakan ini diambil sebagai langkah efisiensi sekaligus menjaga kualitas kontingen Tarakan.

“Kalau tidak berpotensi menyumbang medali, tentu akan kami pertimbangkan kembali,” katanya.

Di sisi lain, KONI Tarakan masih menunggu kepastian dari KONI Kaltara dan Panitia Besar Porprov. Terkait daftar cabang olahraga yang akan dipertandingkan.

Kepastian itu akan sangat menentukan jumlah atlet serta komposisi kontingen yang dikirim ke Malinau.

Dengan strategi seleksi berbasis prestasi, KONI Tarakan optimistis dapat membentuk kontingen yang lebih ramping, kompetitif, dan mampu menjaga nama baik Kota Tarakan di ajang olahraga tingkat provinsi.

“Sampai sekarang kami belum menerima surat resmi terkait cabang olahraga yang dipertandingkan,” pungkas Kiky. (sas/uno)

Editor : Nurismi
#porprov kaltara #target emas #Koni Tarakan