HARIAN RAKYAT KALTARA - Pembangunan Sekolah Garuda di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan terus berlanjut meski proses fisik di lapangan belum dimulai.
Hingga saat ini, proyek pendidikan nasional tersebut masih berada pada tahap lelang dan telah memasuki fase akhir.
Berdasarkan informasi dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara, proses lelang pembangunan Sekolah Garuda telah berjalan sejak akhir Desember 2025.
Sesuai jadwal, penetapan pemenang lelang direncanakan pada 16 Januari 2026.
Kepala DPUPR-Perkim Kaltara Helmi mengatakan, seluruh tahapan lelang masih terus berproses dan berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
Setelah pemenang ditetapkan, tahapan selanjutnya segera masuk pada persiapan pembangunan fisik.
“Proses lelangnya baru dimulai akhir Desember 2025, dan saat ini sudah memasuki tahap akhir. Penetapan pemenang dijadwalkan pada pertengahan Januari ini,” ujarnya, Minggu (18/1).
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara sejak awal telah memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Sekolah Garuda.
Dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen daerah terhadap program nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Salah satu dukungan utama yang telah dilakukan Pemprov Kaltara adalah pembebasan lahan seluas 20 hektare yang menjadi lokasi pembangunan Sekolah Garuda. Selain itu, Pemprov juga akan mengerjakan sejumlah infrastruktur penunjang.
“Dukungan lainnya pembangunan jalan akses sepanjang kurang lebih 300 meter. Dari jalan nasional menuju gerbang utama Sekolah Garuda,” jelasnya.
Tak hanya itu, penyediaan infrastruktur dasar seperti air bersih dan listrik juga menjadi bagian dari dukungan daerah. Untuk kelistrikan, Pemprov Kaltara telah melakukan koordinasi dengan PT PLN (Persero).
Secara teknis, PLN akan memasang jaringan dan tiang listrik dari instalasi induk yang berada di sisi jalan nasional hingga ke lokasi sekolah.
Pembangunan Sekolah Garuda di Kaltara sepenuhnya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai anggaran sekitar Rp 297 miliar.
“Anggaran tersebut diperuntukkan bagi pembangunan tiga massa bangunan utama. Yakni gedung ruang kelas dua lantai, gedung akademik, serta rumah pengelola,” sebutnya.
Sebagai informasi, lokasi Sekolah Garuda Kaltara berada di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kaltara, Tanjung Selor. Tepatnya di area belakang Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara. (fai/uno)
Editor : Nurismi